
RAYO Vallecano menandai pertandingan kandang terakhir mereka musim ini dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Villarreal. Hasil positif ini sekaligus mengakhiri tren negatif lima pertemuan tanpa kemenangan melawan Villarreal, serta menjaga peluang Rayo untuk menembus zona kualifikasi Liga Konferensi UEFA yang kini hanya terpaut satu poin.
Setelah memastikan diri bertahan di LaLiga untuk musim keenam berturut-turut pada tengah pekan lalu, Rayo memasuki lapangan dengan ambisi membawa persaingan tiket Eropa hingga pekan terakhir. Fokus mereka juga terbagi dengan persiapan menghadapi laga final Liga Konferensi melawan Crystal Palace akhir bulan ini. Kendati demikian, skuad asuhan Iñigo Pérez tetap tampil maksimal demi memberikan perpisahan manis bagi sang legenda klub, Óscar Trejo, yang melakoni laga terakhirnya di Stadion Vallecas. Momen emosional sempat terlihat saat para suporter membentangkan mosaik bertuliskan ‘nomor delapan’ untuk menghormati Trejo.
Publik tuan rumah sempat dibuat ketar-ketir ketika pemain Villarreal, Sergi Cardona, melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang. Namun, 10 menit berselang, Vallecas bergemuruh menyambut gol pembuka dari Sergio Camello. Menerima umpan akurat dari Andrei Ratiu, penyerang tersebut mengontrol bola dengan sentuhan pertama, membuka ruang tembak pada sentuhan kedua, dan melepaskan tendangan keras yang menaklukkan kiper Arnau Tenas pada sentuhan ketiga. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Rayo Vallecano hanya membutuhkan waktu dua menit untuk menggandakan keunggulan. Berawal dari keberhasilan merebut penguasaan bola di area pertahanan Villarreal, Trejo mengirimkan umpan matang kepada Alemão yang dengan tenang mencungkil bola melewati hadangan penjaga gawang.
Assist untuk gol kelima Alemão dalam tujuh pertandingan terakhir tersebut menjadi kontribusi penting terakhir dari Trejo. Pemain veteran itu kemudian ditarik keluar lapangan dan mendapatkan standing ovation atau tepuk tangan meriah dari seluruh isi stadion.
Di kubu lawan, pelatih Villarreal, Marcelino, mencoba melakukan sejumlah pergantian pemain di paruh kedua. Namun, strategi tersebut gagal memberikan dampak berarti bagi penampilan tim tamu yang cenderung pasif, mengingat posisi mereka sudah aman di zona kualifikasi UEFA Champions League.
Rayo bahkan nyaris mencetak gol ketiga di menit-menit akhir laga lewat Fran Pérez, tetapi sepakannya masih melambung di atas mistar. Skor 2-0 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Rayo Vallecano menjadi delapan pertandingan beruntun di semua kompetisi. Sementara itu, kekalahan ini tertahan di peringkat ketiga, dengan raihan poin yang kini disamai oleh Atlético Madrid di posisi keempat. (Flash Score/Z-2)
