Inflasi AS Diprediksi Tembus 6 Persen akibat Krisis Selat Hormuz
Ilustrasi.(Magnific)

TEKANAN ekonomi global diperkirakan akan semakin membebani anggaran rumah tangga dalam waktu dekat. Para ekonom kini memproyeksikan Indeks Harga Konsumen (IHK) akan melonjak ke angka tahunan sebesar 6% pada kuartal kedua tahun 2026, lonjakan signifikan yang dipicu oleh ketegangan geopolitik.

Berdasarkan survei terhadap 33 analis profesional yang dirilis oleh Federal Reserve Bank of Philadelphia pada Jumat (15/5), angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan prakiraan sebelum pecahnya konflik di Timur Tengah yang sebesar 2,7%. Lonjakan ini juga jauh melampaui tingkat inflasi kuartal pertama tahun ini yang tercatat sebesar 3,1%.

Laporan tersebut menyoroti bahwa penutupan Selat Hormuz memicu rantai kenaikan harga yang mengguncang prospek ekonomi global. Sebagai jalur vital perdagangan minyak dunia, gangguan di wilayah tersebut menyebabkan kelangkaan pasokan energi yang berdampak langsung pada biaya distribusi barang.

Menurut data AAA, harga bahan bakar telah melonjak lebih dari US$1,50 per galon sejak Februari. Kenaikan biaya transportasi ini mulai merembet ke berbagai sektor produk konsumen. Jika prakiraan ini akurat, inflasi saat ini merupakan yang tertinggi sejak 2023 dan berpotensi menyamai rekor tertinggi tahun 2022

Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Tingginya harga barang dan energi mulai menghambat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Para ahli kini merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi, yang diukur melalui Produk Domestik Bruto (PDB), menjadi 2,2% untuk tahun 2026. Angka ini turun dari perkiraan sebelumnya yang mematok pertumbuhan di level 2,5%.

Kondisi ini menempatkan otoritas moneter dalam posisi sulit untuk menyeimbangkan pengendalian inflasi tanpa memicu resesi yang lebih dalam. Bagi konsumen, kenaikan inflasi hingga 6% berarti daya beli secara riil akan terkoreksi tajam jika kenaikan pendapatan tidak sebanding dengan lonjakan harga kebutuhan pokok. (Investopedia/I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *