Kylie Jenner Curhat Kehamilan Kedua Lebih Berat, Alami Sakit Saraf hingga Tak Bisa Jalan
Kylie Jenner buka-bukaan soal perjuangan berat saat hamil Aire Webster. Mulai dari nyeri skiatika parah hingga berat badan yang melonjak drastis.(Netflix)

BINTANG realitas dan pendiri Kylie Cosmetics, Kylie Jenner, baru-baru ini berbagi cerita jujur mengenai pengalaman kehamilannya yang kontras. Dalam episode terbaru podcast Therapuss bersama Jake Shane, Rabu (13/5), Kylie mengungkapkan kehamilan keduanya saat mengandung Aire Webster jauh lebih sulit dibandingkan saat mengandung putri pertamanya, Stormi.

Kylie, 28, menjelaskan ia berjuang melawan sakit punggung selama tiga setengah tahun terakhir. Namun, kondisi tersebut memburuk secara signifikan saat ia mengandung Aire. Ia mengenang satu momen di usia kehamilan 12 minggu ketika ia bangun tidur dan tiba-tiba tidak bisa berjalan.

“Saya mengalami nyeri skiatika (saraf terjepit) yang parah dan nyeri punggung bawah yang luar biasa,” ungkap Kylie. Padahal, ia mengaku memiliki ekspektasi tinggi karena merasa berada dalam kondisi fisik terbaik sebelum hamil. “Saya sangat ingin tetap berolahraga,” tambahnya.

Lonjakan Berat Badan dan Gejala Fisik

Selama mengandung Aire, Kylie mengalami kenaikan berat badan yang cukup drastis hingga mencapai 210 pon (sekitar 95 kg) saat melahirkan. Sebagai perbandingan, saat mengandung Stormi, berat badannya mencapai 200 pon (sekitar 90 kg).

Kylie juga menceritakan rasa mual hebat yang dialaminya. Satu-satunya cara untuk meredakan mual tersebut adalah dengan makan secara terus-menerus.

“Saya makan satu pint es krim setiap malam, saya benar-benar melahapnya. Saya makan banyak es krim, karbohidrat, dan bagel,” akunya.

Kondisi fisiknya bahkan sempat mengkhawatirkan hingga dokter memintanya untuk menjalani bed rest total. Kylie mengungkapkan ia mengalami pembukaan tiga sentimeter selama satu setengah hingga dua bulan sebelum persalinan. “Rasanya bayi itu hampir keluar,” ujarnya menggambarkan situasi medis yang ia alami.

Ketakutan di Masa Muda dan Rahasia Besar

Menengok kembali ke masa kehamilan pertamanya bersama Stormi di usia 19 tahun, Kylie mengaku sempat merasa sangat ketakutan, terutama saat harus memberi tahu orangtuanya.

“Saya sangat ketakutan. Saya benar-benar takut untuk memberi tahu orangtua saya,” akunya. Namun, ia merasa memiliki dorongan kuat dari dalam diri untuk menjalani peran sebagai ibu. “Bahkan jika saya harus melakukannya sendiri, ini adalah pilihan yang akan saya buat.”

Kylie juga membahas keputusannya untuk menyembunyikan kehamilan pertamanya dari publik dan paparazzi demi perlindungan diri. Namun, menyimpan rahasia besar tersebut ternyata memberikan beban emosional yang berat.

“Saya terisak selama tiga jam karena rasanya seperti ada beban berat di pundak saya. Saya mengkhawatirkan reaksi semua orang. Itu sangat emosional. Saya berpikir, ‘Mungkin lain kali saya tidak akan melakukan itu (bersembunyi) lagi’,” pungkasnya.

Kylie Jenner kini menjadi ibu dari dua anak, Stormi, 8, dan Aire, 4, dari hubungannya dengan sang mantan kekasih, Travis Scott. (People/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *