
SEBANYAK 357 jamaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 15 Embarkasi Banjarmasin resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Syamsuddin Noor, Kamis (14/5/2026) malam.
Jamaah yang berasal dari Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tapin ini dijadwalkan terbang menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada pukul 21.55 WITA. Namun, tercatat ada tiga jamaah yang terpaksa menunda keberangkatan mereka karena faktor kesehatan.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, H. Eddy Khairani, mengonfirmasi bahwa jumlah awal jamaah seharusnya lebih lengkap, namun pemeriksaan kesehatan terakhir menyatakan tiga orang tidak memungkinkan untuk terbang saat ini.
- Asal Daerah: Kabupaten Banjar dan Tapin.
- Jumlah Berangkat: 357 Jamaah.
- Tertunda: 3 Orang (Sakit).
- Total Terangkat (Hingga Kloter 15): 5.389 Jamaah.
“Kita doakan mereka (jamaah yang sakit) bisa segera pulih dan dapat menyusul keberangkatan bersama kloter berikutnya yang masih tersisa,” ujar Eddy di Banjarbaru, Kamis malam.
Waspada Cuaca Panas
Eddy juga memberikan peringatan keras terkait kondisi cuaca di Arab Saudi yang saat ini dilaporkan cukup ekstrem. Ia meminta jamaah untuk tidak memaksakan diri dalam beraktivitas dan selalu menjaga hidrasi tubuh.
“Pelaksanaan ibadah haji memerlukan stamina yang prima. Cuaca di Tanah Suci saat ini cukup panas, sehingga jamaah harus mampu menjaga kebugaran tubuh dan mengatur aktivitas dengan baik,” tambahnya.
Selain faktor fisik, PPIH menekankan pentingnya kekompakan antarjamaah selama berada di Makkah maupun Madinah. Hingga saat ini, pihak otoritas memastikan kondisi seluruh jamaah asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang sudah berada di Arab Saudi dalam keadaan baik.
Sisa Empat Kloter
Dengan berangkatnya Kloter 15, Embarkasi Banjarmasin kini menyisakan empat kloter lagi dari total 19 kloter yang direncanakan pada musim haji 2026. Secara keseluruhan, embarkasi ini melayani 6.822 calon haji, yang terdiri dari 5.197 jamaah asal Kalimantan Selatan dan 1.561 jamaah asal Kalimantan Tengah.
Pihak PPIH terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan sisa jamaah dapat diberangkatkan sesuai jadwal tanpa kendala teknis maupun kesehatan yang berarti. (Ant/H-4)
