
ARUS kedatangan wisatawan dari Singapore ke Kota Batam dilaporkan mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini terlihat di sejumlah pintu masuk utama di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu kesehatan di kawasan tersebut.
Pantauan Media Indonesia Rabu (13/5), penurunan jumlah penumpang tampak di dua pelabuhan internasional utama, yakni Batam Center International Ferry Terminal dan Harbour Bay Ferry Terminal. Dibandingkan hari-hari normal, kedatangan wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura, terlihat lebih sedikit dari biasanya.
Meski demikian, belum ada kebijakan pembatasan perjalanan yang diberlakukan. Aktivitas pelayanan di pelabuhan tetap berjalan normal, termasuk pemeriksaan penumpang sesuai prosedur di pintu masuk internasional.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan bahwa penurunan jumlah wisatawan tidak serta-merta berkaitan langsung dengan kondisi kesehatan di Batam. Ia menegaskan bahwa situasi di daerah tersebut masih aman dan terkendali.
“Kami memahami adanya kekhawatiran dari sebagian wisatawan, namun kami pastikan bahwa sampai saat ini tidak ada kasus hantavirus di Batam. Aktivitas di pelabuhan dan sektor pariwisata tetap berjalan normal,” katanya.
Pemkot Batam mengimbau masyarakat dan pelaku usaha pariwisata untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Sejumlah pihak menilai penurunan ini lebih dipengaruhi oleh faktor kehati-hatian wisatawan terkait isu kesehatan yang tengah menjadi perhatian, meskipun otoritas kesehatan memastikan situasi tetap terkendali dan belum ditemukan kasus yang mengkhawatirkan.
Pemerintah Kota Batam sebelumnya telah mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Pemantauan kesehatan terus dilakukan melalui sistem pengawasan seperti Early Warning Alert and Response System (EWARS) dan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), serta koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan otoritas di pintu masuk pelabuhan dan bandara.
Di sisi lain, perhatian publik terhadap isu Hantavirus turut memengaruhi persepsi sebagian wisatawan. Hantavirus sendiri merupakan kelompok virus yang umumnya ditularkan dari hewan pengerat seperti tikus, dengan penularan antar manusia yang sangat jarang terjadi.
Hingga saat ini, Dinas Kesehatan Kota Batam menegaskan belum ada laporan kasus hantavirus di wilayah tersebut. Pemerintah bersama Kementerian Kesehatan RI memastikan pengawasan kesehatan di pintu masuk tetap diperketat untuk menjaga keamanan masyarakat dan wisatawan. (HK/E-4)
