
AREMA FC mengusung misi besar di penghujung musim Super League 2025/2026. Tim berjuluk Singo Edan tersebut menargetkan poin penuh dalam dua laga sisa menghadapi PSBS Biak dan PSIM Yogyakarta guna memperbaiki posisi mereka di klasemen akhir.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa fokus dan kerja keras menjadi kunci utama bagi anak asuhnya untuk menutup kompetisi dengan hasil manis. Meski musim ini diwarnai badai cedera, Santos optimistis skuatnya mampu memberikan performa maksimal.
“Tentu tetap bekerja keras untuk memenangkan pertandingan itu. Semoga ketika liga selesai kami bisa tetap mendapatkan tiga poin,” ujar Marcos Santos di Malang, Senin (11/5).
Badai Cedera dan Adaptasi Strategi
Perjalanan Arema FC di musim 2025/2026 memang tidak mudah. Sejumlah pilar utama seperti Ahmad Maulana, Luis Gustavo, dan Pablo Oliveira harus menepi karena cedera panjang. Hal ini diakui Santos sempat mengganggu stabilitas permainan tim.
Namun, angin segar berhembus setelah bek tengah asal Brasil, Wallison Maia, dinyatakan pulih. Meski sempat absen lama sejak didatangkan ke Malang, Maia sudah mulai mendapatkan menit bermain saat Arema menumbangkan PSM Makassar 3-0 pada laga sebelumnya.
Untuk menyiasati keterbatasan pemain, Santos menerapkan fleksibilitas taktik. Ia tidak ragu mengubah skema antara lima atau empat bek, dengan pendekatan low maupun medium block tergantung lawan yang dihadapi.
| Laga Sisa Arema FC | Lawan | Target |
|---|---|---|
| Pekan ke-33 | PSBS Biak | 3 Poin |
| Pekan ke-34 | PSIM Yogyakarta | 3 Poin |
Ketajaman Trio Brasil Jadi Tumpuan
Harapan besar disematkan pada trio lini serang asal Brasil: Dalberto Luan, Joel Vinicius, dan Gabriel Silva. Ketiganya tampil impresif saat masing-masing menyumbang satu gol ke gawang Hilman Syah dalam kemenangan telak atas PSM.
Santos berharap ketajaman trio ini tetap terjaga di dua laga krusial mendatang. “Kerja keras pemain akan membawa tim ini peringkatnya meningkat,” pungkas pelatih asal Brasil tersebut.
Catatan Redaksi: Arema FC saat ini berupaya merangkak ke papan atas klasemen setelah melewati periode sulit akibat absennya pemain kunci di pertengahan musim. (Ant/I-2)
