
SHOLAT Subuh adalah salah satu sholat wajib dalam Islam yang dikerjakan pada waktu fajar hingga sebelum matahari terbit.
Sholat Subuh merupakan ibadah harian yang terdiri dari 2 rakaat dan menjadi pembuka dari lima waktu sholat dalam sehari semalam.
Sebagai Imam
Bacaan Arab
أُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Bacaan Latin
Ushalli fardhas-shubhi rakataini imaaman lillaahi ta‘aalaa
Artinya
“Aku niat sholat fardu Subuh dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Sebagai Makmum
Bacaan Arab
أُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Bacaan Latin
Ushalli fardhas-shubhi rak‘ataini ma’muuman lillaahi ta‘aalaa
Artinya
“Aku niat sholat fardu Subuh dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Bacaan Arab
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Bacaan Latin
Allahummahdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innaka taqdii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait
Artinya
“Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah aku kesehatan bersama orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan, peliharalah aku bersama orang-orang yang Engkau pelihara, berkahilah aku dalam apa yang telah Engkau berikan, lindungilah aku dari keburukan apa yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkah Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau.”
Doa qunut dibaca saat rakaat kedua sholat Subuh setelah i’tidal sebelum sujud. Sholat Subuh berjamaah diawali dengan niat sesuai posisi, dan dilengkapi dengan doa qunut pada rakaat kedua sebagai bentuk permohonan kepada Allah. (Z-4)
Sumber: zalora, jatimnu
