
PELATIH Timnas Inggris, Thomas Tuchel, membantah penilaian yang sebut timnya tampil mengacau dan kehilangan kendali saat ditumbangkan Spanyol dengan skor 2-3 pada laga UEFA Nations League di Stadion Wembley.
Meski harus menelan kekalahan usai sempat bangkit dari tertinggal, Tuchel menilai anak asuhnya telah tampil berani dan menerapkan skema permainan yang terstruktur menghadapi sang juara bertahan dunia dan Eropa tersebut.
“Saya tidak yakin ada banyak kekacauan. Kami memiliki jumlah pemulihan bola tinggi (high-ball recovery) yang luar biasa di area lawan. Saya pikir 15 lebih banyak dari Spanyol. Secara keseluruhan, saya pikir ada 15 secara total di babak pertama. Hal itu hanya bisa dilakukan melawan tim seperti Spanyol jika kita bermain satu lawan satu (man to man), jadi kami sangat berani,” ujar Tuchel kepada BBC Radio 5 Live.
Tuchel juga mengapresiasi kinerja pertahanan timnya, meski mengakui adanya celah fatal yang berujung pada gol penentu kemenangan lawan.
“Pertahanan dan blok rendah (deep block) kami sangat baik, kecuali untuk gol ketiga di mana kami berhasil ditembus dari tengah. Hal ini seharusnya tidak boleh terjadi secara normal,” tambah Tuchel.
“Secara ofensif, saya pikir kami bermain dalam struktur yang jelas. Kami mencoba untuk banyak berpindah sisi. Kami mencoba mendorong para bek sayap naik untuk membuat perbedaan dan mereka melakukannya. Banyak hal baik, namun sayangnya bukan hasilnya,” lanjutnya.
Mengenai jarak kualitas antara kedua tim, Tuchel menilai tidak ada perbedaan besar dalam hal permainan secara umum, melainkan pada efektivitas penyelesaian di area krusial.
“Kami tidak melihat adanya celah kecuali pada eksekusi teknis. Di 20 meter terakhir, mereka lebih unggul dari kami,” tegas Tuchel.
Laga Penuh Kesalahan dan Drama
Dalam laga tersebut, Inggris sempat tertinggal cepat di menit kedua akibat kesalahan Marc Guehi yang dimanfaatkan Lamine Yamal. Namun, tuan rumah bangkit dan membalikkan keadaan sebelum jeda melalui penyelesaian Anthony Gordon dan sundulan terarah Harry Kane.
Momentum Inggris ternoda di awal babak kedua ketika eksekusi penalti Harry Kane melenceng setelah sang kapten terpeleset. Spanyol kemudian memanfaatkannya untuk mencetak dua gol balasan lewat Alex Baena dan Mikel Oyarzabal memanfaatkan kelengahan barisan belakang The Three Lions.
Senada dengan sang pelatih, kapten Timnas Inggris Harry Kane menganggap performa timnya sudah menunjukkan standar tinggi meski hasil akhir belum berpihak.
“Saya telah berbicara sebelumnya bahwa kami mencapai level yang baik di Piala Dunia tetapi tidak benar-benar tampil utuh selama 90 menit. Hal itu mungkin serupa lagi di sini. Namun kami memiliki beberapa momen bagus, periode itu adalah permainan terbaik yang kami mainkan dalam waktu yang sangat, sangat lama dan itulah standar yang kami tahu bisa kami capai,” kata Kane.
Kane pun meyakini bahwa Inggris mampu mengimbangi permainan tim terbaik dunia saat ini.
“Kami bermain melawan juara dunia, juara Eropa, dan kami bertarung secara terbuka. Di hari yang lain, kami pasti bisa memenangkan pertandingan itu,” tutur Kane. (BBC/Z-2)
