
RAPAT Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) resmi menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 20% dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam rapat yang berlangsung di Jakarta, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.
Total dividen yang dibagikan mencapai sekitar Rp101,11 miliar atau setara dengan Rp9,49 per saham (gross). Direktur Utama SMBC Indonesia, Henoch Munandar, menyatakan bahwa kebijakan dividend payout ratio sebesar 20% ini telah mempertimbangkan keseimbangan antara imbal hasil pemegang saham dan penguatan struktur permodalan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
“Pembagian dividen ini mencerminkan fokus SMBC Indonesia pada pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Kami tetap menjaga tingkat permodalan yang kuat untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan,” ujar Henoch dalam keterangan resminya.
Kinerja Keuangan dan Aset
Selain pembagian dividen, RUPST mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Hingga akhir 2025, SMBC Indonesia mencatatkan performa yang solid dengan rincian sebagai berikut:
| Indikator Keuangan (2025) | Nilai |
|---|---|
| Total Aset Konsolidasi | Rp245,9 Triliun (Tumbuh 2,0% yoy) |
| Laba Bersih Setelah Pajak (Bank Only) | Rp1,5 Triliun |
| Total Dividen Tunai | Rp101,11 Miliar (20% Laba Bersih) |
Penyegaran Struktur Organisasi
Dalam upaya memperkuat tata kelola dan arah strategis perusahaan, RUPST juga menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Perseroan mengangkat Emilya Tjahjadi sebagai Direktur dan Linus Ekabranko Windoe sebagai Komisaris Independen. Keduanya akan menjabat secara efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Henoch menambahkan bahwa perubahan ini bertujuan memperkuat segmen wholesale banking dan commercial banking agar semakin solid dalam pengelolaan portofolio serta penguatan hubungan dengan nasabah korporasi.
Ke depan, SMBC Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang seamless melalui optimalisasi sinergi grup, termasuk dengan anak usahanya seperti BTPN Syariah, PT Oto Multiartha (OTO), dan PT Summit Oto Finance (SOF). (MTVN/I-2)
