
INHALER adalah alat bantu pernapasan yang berisi obat untuk membuka saluran napas atau mengurangi peradangan, biasanya digunakan oleh penderita asma atau gangguan paru lainnya.
Inhaler bukan sesuatu yang berbahaya jika digunakan sesuai resep dokter. Yang bisa menimbulkan masalah adalah penggunaan berlebihan atau tidak sesuai aturan.
1. Jantung Berdebar
Terutama pada inhaler pelega cepat, bisa memicu detak jantung meningkat.
2. Tremor
Efek samping umum jika dosis terlalu sering.
3. Sakit Kepala
Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan pusing atau sakit kepala.
4. Pusing
Akibat perubahan tekanan atau efek obat pada tubuh.
5. Mulut dan Tenggorokan Kering
Terasa tidak nyaman setelah penggunaan berulang.
6. Iritasi Tenggorokan
Bisa menyebabkan batuk atau rasa perih.
7. Ketergantungan pada Inhaler
Sering merasa harus selalu menggunakannya meski tidak terlalu perlu.
8. Efektivitas Menurun
Tubuh bisa menjadi kurang responsif jika terlalu sering dipakai.
9. Gejala Tidak Terkontrol
Menutupi gejala tanpa mengobati penyebab utama.
10. Peningkatan Tekanan Darah
Terutama jika mengandung bronkodilator tertentu.
11. Gangguan Tidur
Efek stimulan bisa membuat sulit tidur.
12. Kadar Kalium Menurun
Pada penggunaan berlebihan jenis tertentu.
13. Infeksi Jamur di Mulut
Terutama pada inhaler yang mengandung steroid.
14. Suara Serak
Akibat iritasi pita suara.
15. Gangguan Pertumbuhan
Jika penggunaan steroid tidak diawasi dengan baik.
Inhaler aman jika digunakan sesuai aturan. Namun, penggunaan berlebihan bisa menimbulkan berbagai efek samping pada jantung, pernapasan, dan kesehatan secara umum. (Z-4)
Sumber: halodoc, alodokter
