Pentingnya Edukasi Kesehatan Gigi Sejak Dini untuk Tumbuh Kembang Anak
Ilustrasi–Dokter Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri mengenalkan perawatan gigi untuk siswa di TK Aisyiyah Program Khusus Karangasem, Solo, Jawa Tengah, Kamis (16/7/2026).(ANTARA/Maulana Surya)

DEKAN Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI), Prof. drg. Lisa Rinanda Amir, Ph.D., PBO, menekankan pentingnya pemberian edukasi kesehatan gigi dan mulut secara konsisten sejak usia dini.

Menurutnya, kondisi kesehatan rongga mulut tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga memengaruhi kepercayaan diri serta kualitas hidup anak secara keseluruhan.

“Anak yang memiliki rongga mulut yang sehat akan lebih nyaman untuk makan, belajar, berbicara, dan berinteraksi dengan lingkungannya,” ujar Prof. Lisa dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (29/7).

Tantangan Kesehatan Gigi di Indonesia

Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan besar bagi masyarakat Indonesia, terutama pada kelompok usia sekolah. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan angka yang cukup memprihatinkan terkait kesadaran masyarakat dalam menangani masalah ini.






Indikator Kesehatan Gigi & Mulut Data Statistik
Penduduk usia >3 tahun dengan masalah gigi & mulut 57%
Penduduk yang mencari pengobatan medis 11,2% (± 3 juta orang)

Rendahnya angka pencarian pengobatan ini menunjukkan perlunya penguatan upaya promotif dan preventif agar masalah kesehatan gigi tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius di masa depan.

Kolaborasi Lintas Sektor “Speak Up & Smile Up”

Menanggapi kondisi tersebut, PT Kalbe Farma Tbk melalui anak usahanya, PT Hexpharm Jaya Laboratories dan Aloclair Plus, berkolaborasi dengan KPPIKG FKG UI menggelar program “Speak Up & Smile Up”. Kegiatan yang bertema “Your Voice Matters, Your Smile Inspires” ini dilaksanakan di SDN Utan Kayu Utara 01, Jakarta Timur, sekaligus memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

Sebanyak 501 siswa mengikuti berbagai aktivitas edukatif, mulai dari mendongeng, sikat gigi bersama, hingga pemeriksaan kesehatan gigi dan aplikasi fluoride yang didampingi oleh sekitar 200 dokter gigi.

Pharma Deputy Director PT Hexpharm Jaya Laboratories, Apt. Feri, S.Farm., menjelaskan bahwa kesehatan gigi adalah fondasi penting bagi tumbuh kembang. “Ketika anak terbebas dari gangguan kesehatan rongga mulut, mereka akan lebih nyaman untuk belajar, bermain, berinteraksi, serta menyampaikan pikiran dan perasaannya,” ungkap Feri.

Dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah meluncurkan Program Gigi Anak Sehat (GAS). Kepala Seksi SDMK Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, dr. Farhannuddin, M.H., menyatakan bahwa edukasi yang konsisten adalah investasi masa depan.

“Sinergi lintas sektor antara perusahaan, akademisi, sekolah, dan tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk memperkuat upaya preventif di tengah masyarakat. Kami berharap kolaborasi serupa terus berlanjut demi manfaat anak-anak Indonesia,” pungkas dr. Farhannuddin. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *