
PT Danantara Investment Management (DIM), holding investasi Danantara Indonesia, resmi bergabung sebagai Associate Member International Forum of Sovereign Wealth Funds (IFSWF). Keanggotaan tersebut disetujui oleh Dewan IFSWF pada awal 2026.
Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan, bergabungnya DIM dalam forum sovereign wealth fund (SWF) global mencerminkan komitmen Indonesia untuk menerapkan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas sesuai standar internasional.
“Sebagai pengelola aset nasional Indonesia, kami bertekad membangun institusi yang memenuhi standar internasional tertinggi sehingga kami dapat menjalankan mandat investasi bagi rakyat Indonesia,” ujar Pandu dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.
Menurut Pandu, status sebagai anggota IFSWF menegaskan komitmen DIM untuk mengadopsi praktik terbaik global dalam aspek tata kelola, transparansi, serta investasi yang bertanggung jawab sebagai pengelola SWF.
Sebagai Associate Member, DIM kini menjadi bagian dari jaringan global sovereign wealth fund yang menjunjung Santiago Principles. Standar tersebut terdiri atas 24 prinsip dan praktik yang diakui secara internasional sebagai acuan dalam tata kelola, investasi, dan manajemen risiko SWF.
Keanggotaan tersebut juga membuka peluang bagi DIM untuk bertukar pengetahuan dengan berbagai sovereign wealth fund terkemuka di dunia. Selain itu, DIM dapat berpartisipasi dalam program serta forum diskusi yang diselenggarakan IFSWF. Melalui keanggotaan tersebut, DIM juga akan menyelaraskan kerangka tata kelolanya dengan standar global guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas kelembagaan.
Chief Executive IFSWF Duncan Bonfield menyambut bergabungnya Danantara Indonesia ke dalam forum tersebut. Ia menilai Danantara telah menunjukkan komitmen terhadap tata kelola yang baik, profesionalisme, dan transparansi sejak awal berdiri.
“Kami dengan senang hati menyambut Danantara Indonesia sebagai anggota IFSWF. Sejak didirikan, Danantara Indonesia telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap tata kelola yang baik, profesionalisme, dan transparansi, serta akan menjadi anggota yang berharga bagi komunitas kami,” ujar Duncan.
Ke depan, Danantara akan memanfaatkan status Associate Member sebagai pijakan untuk memperluas keterlibatan dengan komunitas investor sovereign global yang tergabung dalam IFSWF. Keterlibatan tersebut mencakup upaya menyelaraskan proses self-assessment dengan Santiago Principles sebagai bagian dari langkah memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan penerapan standar investasi internasional. (Ant/E-3)
