Hari Koperasi Nasional ke-79 Dorong Citra Koperasi yang Modern dan Profesional
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (berbaju batik cokelat).(MI/Naufal Zuhdi)

MENTERI Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan bahwa puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 akan dilaksanakan di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Minggu (12/7) mendatang.

“Nanti tanggal 12 Julinya sebagai puncak peringatan hari Koperasi itu rencananya akan diselenggarakan di Indonesia Arena, di GBK dengan tema Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,” kata Ferry di Kantor Kementerian Koperasi (Kemenkop), Kamis (2/7).

Ferry merinci, berbagai rangkaian acara peringatan Hari Koperasi akan dilanjutkan pada Minggu (19/7) dengan kegiatan Car Free Day di Jalan Rasuna Said dan diikuti oleh Jalan Sehat bersama masyarakat dan penyediaan stand-stand produk-produk koperasi.

“Dan juga kita akan melakukan peresmian renovasi gedung tempat diselenggarakannya Kongres Pertama Koperasi di Kota Tasikmalaya pada tanggal 24 Juli dan juga ada berbagai acara yang lain-lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 juga digelar untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa koperasi bisa menjadi badan usaha yang modern, profesional, dan kemudian juga bisa menjadi instrumen keadilan yang diperlukan bagi masyarakat.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Bambang Haryadi berharap bahwa peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi titik balik tidak hanya sekadar seremoni atau sebuah peringatan 79 tahun Hari Koperasi, tetapi menjadi satu titik untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat bahwa gerakan koperasi ini adalah implementasi dari pelaksanaan Undang-Undang Dasar tahun 1945, khususnya Pasal 33. 

“Untuk itu, kami berharap dengan peringatan bersama ini kita ke depan khususnya di dalam sistem perekonomian kita bahwa koperasi dapat diterima di seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak muda, gen Z, ke depan bahwa koperasi ini bukan satu sistem perekonomian kuno tapi satu sistem perekonomian yang sudah jamak dan juga banyak dianut oleh negara-negara maju di seluruh dunia,” pungkasnya. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *