Anak yang Lahir di Musim Panas Lebih Rentan Terkena Flu, Apa Sebabnya?
Ilustrasi(Magnific)

HARI ulang tahun biasanya menjadi momen yang penuh dengan kegembiraan bagi anak-anak. Namun, sebuah studi ilmiah terbaru mengungkapkan temuan unik yang cukup mengejutkan bagi para orangtua. Penelitian tersebut menunjukkan anak-anak yang berulang tahun pada bulan-bulan musim panas ternyata memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk terinfeksi penyakit flu (influenza) dibandingkan dengan anak-anak yang lahir di musim lain.

Meskipun terdengar tidak biasa, para peneliti menjelaskan fenomena ini sama sekali tidak berkaitan dengan faktor genetik anak ataupun kondisi cuaca pada saat mereka lahir. Penyebab utamanya justru terletak pada pola waktu pelaksanaan pemeriksaan kesehatan rutin tahunan anak dan jadwal distribusi vaksinasi flu yang berlaku di masyarakat.

Di banyak negara, kunjungan rutin ke dokter anak atau check-up tahunan biasanya dijadwalkan bertepatan dengan bulan kelahiran sang anak. Bagi anak-anak yang lahir di musim panas, kunjungan rutin ini otomatis jatuh pada bulan-bulan menjelang tahun ajaran baru sekolah. Masalahnya, pasokan vaksin flu tahunan untuk musim berikutnya biasanya belum tersedia atau belum didistribusikan ke klinik-klinik medis pada waktu tersebut.

Akibatnya, anak-anak yang berulang tahun di musim panas sering kali melewatkan kesempatan untuk mendapatkan suntikan vaksin flu saat mereka melakukan pemeriksaan tahunan. Agar mereka tetap mendapatkan perlindungan, orangtua harus meluangkan waktu ekstra untuk menjadwalkan kunjungan ulang ke klinik pada musim gugur, saat pasokan vaksin baru telah tiba. Sayangnya, karena kesibukan, kunjungan kedua ini sering kali terlewatkan.

Sebaliknya, anak-anak yang merayakan ulang tahun pada musim gugur atau musim dingin biasanya datang untuk pemeriksaan rutin di saat pasokan vaksin flu sedang melimpah. Mereka bisa langsung mendapatkan suntikan vaksin dalam satu kali kunjungan medis terintegrasi, sehingga memiliki tingkat perlindungan yang jauh lebih tinggi saat musim penularan flu mencapai puncaknya.

Terkait dengan temuan ini, peneliti utama studi tersebut memberikan rekomendasi penting bagi para orangtua agar lebih waspada terhadap pemenuhan hak imunisasi anak-anak mereka.

“Studi kami menyoroti bagaimana waktu pemeriksaan kesehatan rutin yang tampaknya sepele dapat berdampak besar pada tingkat vaksinasi anak. Orangtua dari anak-anak yang lahir di musim panas perlu melakukan upaya sadar untuk kembali ke dokter demi mendapatkan vaksin flu,” jelas peneliti tersebut dalam laporannya.

Penyakit flu pada anak-anak tidak boleh diremehkan karena dapat memicu komplikasi serius, mulai dari infeksi telinga hingga pneumonia. Melalui publikasi riset ini, para ahli berharap sistem layanan kesehatan dapat lebih fleksibel dalam mengingatkan orang tua, sehingga setiap anak, tanpa memandang bulan kelahiran mereka, bisa mendapatkan perlindungan vaksinasi yang merata sebelum musim flu tiba. (Parents/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *