
PRESIDEN Paraguay Santiago Pena resmi menetapkan hari libur nasional pada Selasa (30/6) demi merayakan keberhasilan bersejarah tim nasionalnya melenggang ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. usai laga Jerman vs Paraguay.
Keputusan itu diambil setelah skuad Los Guaranies menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan raksasa sepak bola dunia, Jerman, lewat drama adu penalti yang berakhir 4-3.
“Hari ini, seluruh negeri merayakan,” tulis Pena melalui akun X pribadinya seperti dikutip dari CNA.
“Negeri ini merayakan kemenangan sebuah tim yang mewakili bagian terdalam dari identitas kami: kegigihan, keyakinan, dan kekuatan rakyat yang tidak pernah menyerah,” lanjutnya.
Bagi Pena, pencapaian luar biasa yang diukir oleh para pemain di lapangan hijau telah melampaui batas sebuah kompetisi olahraga belaka, sehingga sangat layak untuk diapresiasi oleh seluruh elemen bangsa secara masif.
“Pemerintah tidak dapat bersikap acuh terhadap pencapaian luar biasa ini,” tegas Pena. “Perlu memfasilitasi berkumpulnya seluruh rakyat Paraguay untuk merayakan hari bersejarah ini.”
Langkah politis yang diambil oleh Pena ini menjadikan Paraguay sebagai negara Amerika Selatan kedua yang langsung memberlakukan hari libur nasional usai menumbangkan Jerman di ajang Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, atmosfer euforia serupa juga sempat terjadi di Ekuador saat Presiden Daniel Noboa mengambil kebijakan yang sama menyusul kemenangan tipis negaranya 2-1 atas Jerman pada laga penyisihan Grup E yang mengantarkan mereka lolos ke fase gugur. (H-4)
