
PETUGAS Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang terus mengintensifkan koordinasi guna memastikan kelancaran fase kepulangan jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan prima bagi para tamu Allah yang baru saja tiba di Tanah Air.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumatra Barat, Edi Dharma, saat menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 3 Debarkasi Padang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sabtu (6/6/2026). Jemaah yang tergabung dalam kloter ini merupakan jemaah asal Provinsi Bengkulu.
“Alhamdulillah cuaca cerah, suasananya juga cerah. Yang paling membahagiakan, para jemaah yang datang terlihat sehat dan gembira. Ini menunjukkan seluruh proses perjalanan dan pelayanan berjalan dengan baik,” ujar Edi Dharma di Padang, Senin (8/6/2026).
Sebanyak 390 jemaah dan petugas mendarat dengan selamat menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan GA3803 pada Sabtu (6/6/2026) pukul 12.32 WIB. Kedatangan mereka disambut haru dengan lantunan salawat badar oleh tim PPIH Debarkasi Padang yang dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, M. Rifki.
- Jumlah Jemaah: 390 orang (termasuk petugas).
- Asal Daerah: Provinsi Bengkulu.
- Maskapai: Garuda Indonesia GA3803 (Boeing 777-300ER).
- Waktu Mendarat: 12.32 WIB.
Edi menilai, keberhasilan pelayanan ini merupakan buah kolaborasi solid antara pemerintah daerah, petugas kloter, instansi bandara, hingga panitia penyelenggara. Ia memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat komunikasi dengan Kementerian Haji dan Umrah demi optimalisasi layanan pada kloter-kloter berikutnya.
“Jika ada hal-hal yang bisa kami dukung, tentu akan kami dukung. Sinergi dan kolaborasi menjadi dasar kita bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” tambahnya.
Senada dengan itu, Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, M. Rifki, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder, mulai dari tim kesehatan, Imigrasi, Bea Cukai, hingga otoritas bandara dan maskapai.
“Keberhasilan pelayanan haji adalah hasil kerja bersama. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terus bersinergi,” kata Rifki.
Setelah menjalani proses transit selama kurang lebih tiga jam di BIM, seluruh jemaah dijadwalkan melanjutkan penerbangan menuju Bengkulu. Pihak otoritas juga memastikan seluruh barang bawaan dan koper jemaah dalam kondisi baik untuk diteruskan ke daerah asal. Dengan koordinasi yang terjaga, PPIH Debarkasi Padang optimistis seluruh fase pemulangan akan berjalan lancar hingga kloter terakhir. (YH/I-1)
