
SUASANA duka menyelimuti rencana pernikahan keluarga asal Kabupaten Dairi, Sumatra Utara. Seorang ayah dari calon pengantin pria dilaporkan tewas setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan maut di kawasan hutan Lae Pondom, Kabupaten Dairi, pada Sabtu (30/5) dini hari.
Insiden tragis ini terjadi saat rombongan sedang dalam perjalanan menuju Medan Martubung untuk menghadiri acara adat pranikah atau Martumpol. Selain sang ayah, kecelakaan tersebut merenggut nyawa seorang juru bicara adat (parsinabul) yang mendampingi pihak keluarga pria.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Dairi, Aipda Analisa Sinuraya, mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Nasional Sidikalang-Medan, Kecamatan Silahisabungan. Peristiwa bermula ketika truk Fuso bernomor polisi BK 8140 LM yang dikemudikan oleh Baktiar mengalami mogok dan berhenti di bahu jalan sebelah kiri.
“Mobil Toyota Avanza bernomor polisi A 1408 DP yang dikemudikan Parmonangan Saragih melaju dari arah Sidikalang menuju Medan dengan kecepatan sekitar 60 hingga 70 kilometer per jam. Setibanya di lokasi, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang truk Fuso yang sedang berhenti,” ujar Analisa, Selasa (2/6).
Dugaan Penyebab Kecelakaan
Berdasarkan penyelidikan awal, polisi menduga pengemudi mobil Avanza kurang memperhatikan keberadaan truk yang sedang berhenti di depannya. Kondisi jalur Lae Pondom yang dikenal berliku, sering berkabut, dan minim penerangan diduga turut menjadi faktor penyulit bagi pengemudi.
Benturan keras tersebut mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia di tempat, yakni Muller Simbolon dan Disman Simbolon. Salah satu dari korban merupakan orangtua calon pengantin pria, sementara satu lainnya ialah parsinabul.
Selain korban jiwa, tujuh orang lain di dalam mobil Avanza mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Sidikalang. Para korban luka diidentifikasi sebagai:
- Parmonangan Saragih (Pengemudi)
- Asherawati Sinaga
- Ratio Gultom
- Parnados Simbolon
- Juni Glentia Simbolon
- Muller Simbolon
- Dimer Hottua Simbolon
Sopir Truk dalam Pencarian
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pengemudi truk Fuso, Baktiar, yang dilaporkan menghilang dari lokasi kejadian sesaat setelah tabrakan terjadi.
Catatan Redaksi: Jalur Lae Pondom merupakan salah satu titik rawan kecelakaan di lintas Sidikalang-Medan. Pengendara diimbau untuk ekstra waspada, terutama saat melintas pada dini hari dengan kondisi cuaca berkabut.
Jenazah kedua korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk proses pemakaman. Polisi terus mendalami kasus ini guna memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan tersebut. (I-2)
