Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kenang Ryamizard Ryacudu sebagai Prajurit Teladan
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin melepas keberangkatan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu(Dok. MetroTv)

MENTERI Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan penghormatan terakhir kepada Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Senin (1/6). Sjafrie mengenang almarhum sebagai sosok prajurit sejati yang tidak pernah menuntut balas jasa selama masa pengabdiannya kepada negara.

Usai memimpin upacara pemakaman, Sjafrie menegaskan bahwa menteri pertahanan periode 2014-2019 tersebut merupakan teladan bagi seluruh prajurit TNI. Menurutnya, dedikasi Ryamizard yang selalu berada di lapangan sejak berpangkat muda hingga purnatugas menunjukkan integritas yang luar biasa.

“Kita baru saja memakamkan seorang prajurit yang tidak menuntut balas jasa. Dia prajurit sejak pangkat muda sampai dengan tua terus di lapangan. Dia menjadi teladan bagi prajuritnya dan dia juga tidak suka kepada semua tindakan yang ilegal,” ujar Sjafrie di TMP Kalibata, Senin (1/6).

Sjafrie juga membagikan filosofi kepemimpinan mendiang yang selalu mengutamakan anak buah. Dalam kenangannya, Ryamizard selalu menekankan bahwa keberhasilan tugas adalah milik prajurit, sementara kegagalan adalah tanggung jawab sepenuhnya seorang komandan.

Sebelum prosesi pemakaman, jenazah Ryamizard Ryacudu disemayamkan di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto hadir langsung untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan almarhum. Selain Presiden, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga tampak melayat ke tempat persemayaman sebelum jenazah diberangkatkan ke Kalibata.

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu (31/5) pukul 14.03 WIB. Almarhum meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU).

Sepanjang karier militernya, Ryamizard dikenal sebagai perwira tinggi yang berdedikasi tinggi. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada periode 2002-2005 sebelum akhirnya dipercaya menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada masa pemerintahan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo. (Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *