15 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Dilanda Bencana, Sebagian Berada di Kawasan Geopark
TERDAMPAK: Bahu ruas jalan provinsi penghubung Lengkong-Kiara Dua di Kampung Sampora Wangun Desa/Kecamatan Lengkong Kabupaten Sukabumi mengalami longsor dengan panjang 25 meter dan lebar 13 meter.(MI/Benny Bastiandi)

BENCANA hidrometeorologi menerjang 15 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (24/5) hingga Senin (25/5) dini hari. Bencana didominasi banjir dan tanah longsor yang dipicu intensitas curah hujan tinggi.

Wilayah yang terdampak tersebar di selatan dan utara. Sebagian di antaranya berada di kawasan Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp).

Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, wilayah yang terdampak bencana berada di Kecamatan Curugkembar, Cicantayan, Cidolog, Kalibunder, Tegabuleud, Jampangtengah, Lengkong, Nagrak, Ciambar, Cidahu, Cibadak, Ciemas, Simpenan, Cicurug, dan Ciwaru.

“Sejak Minggu hingga Senin dinihari dilaporkan terjadi berbagai bencana hidrometeorologi terjadi di 27 titik tersebar di 15 kecamatan,” kata Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, Senin (25/5).

BPBD telah menurunkan personel ke berbagai lokasi untuk penanganan. Mereka dibantu Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) serta aparatur desa dan kecamatan, termasuk TNI dan Polri.

Tidak ada korban luka maupun jiwa. Termasuk warga yang mengungsi akibat dampak bencana.

“Kami masih melakukan asesmen di lapangan. Rata-rata yang turut terdampak itu infrastruktur, di antaranya jalan yang terendam banjir maupun yang tertutup material tanah longsor,” sebutnya.

Berdasarkan prakiraan BMKG, di Kabupaten Sukabumi masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Masyarakat terus diimbau waspada dan siaga menghadapi dampaknya.

“Tetap waspada dan siaga karena hujan masih berpotensi terjadi,” pungkasnya. (BB/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *