Sasar Pasar Indonesia, Industri Korea Selatan Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Lokal
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KALANGAN bisnis, pemerintahan, serta industri dari Korea Selatan dan Indonesia terus menjalin kemitraan strategis untuk mempererat kerja sama ekonomi secara bilateral. Hal ini terungkap dalam acara perdana 2026 MirSix Global Partnership Day yang digelar PT MirSix Global (MSG), anak perusahaan strategis dari MirSix Co Ltd asal Korea Selatan, di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Mengusung tema Empowering K-Premium in Indonesia, acara ini menandai langkah resmi MSG memasuki pasar Indonesia serta menjadi puncak dari penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) serta perjanjian strategis antara berbagai organisasi terkemuka dari kedua negara.

“Kesepakatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi bisnis, investasi, dan kemitraan jangka panjang antara Korea Selatan dan Indonesia,” ujar Presiden Direktur sekaligus CEO MSG Sangki (Joko) Jeong.

Acara itu dihadiri sejumlah tokoh penting antara lain Wakil Ketua KBIZ-KOEVIS (Federasi UMKM Korea) Hwang In-hwan, Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi DKI Jakarta) Endah Ansoroeddin, serta Ketua Kamar Dagang dan Industri Korea di Indonesia Lee Kang-hyun.

Salah satu sosok yang menarik perhatian ialah kehadiran Shin Tae-yong, mantan Pelatih Kepala Timnas Indonesia sebagai duta acara tersebut. Ia memberikan warna sendiri karena menyajikan dimensi lintas budaya yang kuat sebagai simbol hubungan personal yang melampaui dunia olahraga dan bisnis.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan tiga perjanjian kemitraan strategis sebagai fondasi penting dalam memperkuat hubungan bisnis bilateral.

MoU pertama ditandatangani antara KBIZ-KOEVIS dan Iwapi DKI Jakarta, yang membentuk kerangka kerja sama menghubungkan UMKM Korea dengan jaringan pengusaha perempuan Indonesia pada berbagai sektor, termasuk pertanian, produk kecantikan dan kesehatan, serta produk budaya Korea (K-cultural goods).

Perjanjian kedua antara KBIZ-KOEVIS dan PT Intersolusi Indonesia, yang berfokus pada penguatan kerja sama dalam pelatihan tenaga kerja teknis serta pertukaran sumber daya manusia di tingkat perusahaan.

Sementara itu, perjanjian distribusi strategis ketiga ditandatangani antara PT MirSix Global dan PT Karunia Karsten Abadi. Kesepakatan ini bertujuan memperkuat kemampuan distribusi lokal serta penetrasi pasar MSG untuk produk tabacoo di Indonesia.

“Ini lebih dari sekadar acara bisnis, ini awal ekosistem berkelanjutan yakni inovasi Korea dan kekuatan pasar Indonesia yang tumbuh bersama,” tambah Sangki.

Dengan pengalaman lebih dari 24 tahun di bidang bisnis internasional, Jeong menegaskan visi jelas MSG yaitu menghadirkan produk premium Korea yang mengutamakan kepatuhan regulasi (compliance-first) ke dalam kehidupan sehari-hari konsumen Indonesia.

Dia juga menekankan komitmennya membangun ekosistem bisnis yang kuat agar produk-produk berkualitas tinggi asal Korea dapat diakses dengan harga kompetitif dan diterima secara luas di pasar Indonesia.

Dalam acara tersebut, MSG turut memperkenalkan portofolio produknya yang beragam, yang dibangun di atas tiga pilar strategis utama, yaitu luxury goods, beauty & healthy K-lifestyle, serta K-culture contents. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *