
EFISIENSI biaya operasional dan peningkatan produktivitas menjadi strategi penting bagi perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Salah satu upaya yang dilakukan industri adalah melalui inovasi dan perbaikan berkelanjutan untuk mengoptimalkan proses bisnis, mengendalikan biaya produksi, serta meningkatkan daya saing perusahaan.
Adapun hal tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Continuous Improvement Convention (CIC) 2026 yang digelar PQM Consultants di HARRIS Hotel & Conventions Festival CityLink, Bandung, pada 20–22 Oktober 2026. CIC Director, Nunung Berna Hertin mengatakan, efisiensi dan inovasi kini menjadi kebutuhan bagi perusahaan untuk beradaptasi dengan dinamika ekonomi dan mempertahankan keberlanjutan bisnis.
“Di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, efisiensi dan inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan. Melalui ajang CIC 2026 ini, kita melihat langsung bagaimana perusahaan-perusahaan di Indonesia membuktikan ketangguhannya. Mereka mampu beradaptasi, menciptakan terobosan, dan melakukan efisiensi strategis agar tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berkembang di situasi yang menantang sekalipun,” ucap Nunung dalam keterangan resminya, Jumat (23/10).
Secara kumulatif, berbagai inisiatif perbaikan yang dipresentasikan dalam ajang tersebut menghasilkan penghematan biaya operasional (cost saving).
Selain itu, proyek-proyek tersebut turut memangkas waktu produksi (cycle time), mengurangi tingkat kecacatan produk, serta meningkatkan keberlanjutan operasional perusahaan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa penerapan perbaikan berkelanjutan dapat menjadi salah satu pendekatan bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan mengoptimalkan kinerja operasional.
Dengan proses produksi yang lebih efektif dan kualitas produk yang semakin baik, perusahaan berpeluang memperkuat daya saing di tengah tantangan industri yang semakin dinamis.
Dalam penyelenggaraan CIC 2026, para peserta berkompetisi melalui tujuh kategori atau streams untuk memperebutkan penghargaan Diamond, Platinum, Gold, Silver, Bronze, serta Special Award. Penilaian dilakukan secara ketat dan transparan oleh dewan juri independen yang terdiri atas praktisi continuous improvement dari sejumlah perusahaan terkemuka, di antaranya Enesis Group, PT Paragon Technology & Innovation, Dynapack Asja, ANTAM, Kalla Group, Tower Bersama dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk.
Selain menjadi ajang kompetisi, CIC 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas jejaring antarpelaku industri. Kegiatan tersebut mencakup SME Forum, Knowledge Sprint, Consultants Corner, Focus Group Discussion (FGD), Industry Visit, serta Alignment Games.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PQM Consultants mendorong pertukaran pengetahuan dan penerapan praktik terbaik dalam peningkatan produktivitas serta kualitas operasional perusahaan. (E-4)
