Di Gregorio Puji Mentalitas Bournemouth Usai Bungkam Milan, Tepis Rumor Kembali ke Serie A
Michele Di Gregorio bangga dengan mentalitas Bournemouth usai menumbangkan AC Milan 3-0 di Liga Europa. Ia juga menepis rumor kepindahannya ke Bologna.(AFP)

KIPER Michele Di Gregorio mengaku bangga dengan mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan Bournemouth saat mengalahkan AC Milan 3-0 pada laga lanjutan Liga Europa UEFA di Vitality Stadium. Penjaga gawang asal Italia itu menegaskan pendekatan permainan timnya tidak pernah berubah, siapapun lawan yang dihadapi.

Di Gregorio, yang bergabung dengan The Cherries pada musim panas ini sebagai pemain pinjaman dari Juventus dengan opsi pembelian permanen, tampil sebagai starter untuk kedua kalinya bagi klub Inggris tersebut.

Kemenangan Bournemouth dipastikan melalui dua eksekusi penalti dari Justin Kluivert dan Marcus Tavernier, serta gol tendangan bebas menjelang akhir pertandingan yang dicetak oleh Amamine Adli. Laga ini juga diwarnai kartu merah yang diterima kiper Milan, Mike Maignan, pada menit ke-28.

“Kami bermain di kandang malam ini, kami tahu ini adalah pertandingan penting melawan tim tingkat atas, kita semua tahu Milan, tetapi mentalitas kami tidak berubah,” ujar Di Gregorio kepada Sky Sport Italia.

“Bournemouth bersikeras untuk tampil agresif, menghadapi setiap lawan dengan ide-ide kami, cara bermain kami, dan terlepas dari insiden yang terjadi, kami akan tetap memiliki sikap tersebut,” lanjutnya.

Sepanjang pertandingan, Milan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran, yang membuat Di Gregorio menjalani malam yang terbilang tenang di bawah guyuran hujan deras.

“Saya merasa sedikit kedinginan di dalam gawang malam ini! Namun ketika seorang penjaga gawang mencatatkan clean sheet, itu adalah kerja keras kolektif, jadi saya harus berterima kasih kepada rekan-rekan tim saya untuk itu,” katanya.

Merasakan atmosfer kompetisi di Inggris, Di Gregorio mengungkapkan perbedaan mendasar antara sepak bola Premier League dan Serie A, terutama dalam hal intensitas dan pendekatan taktik di awal laga.

“Saya pikir perbedaan besarnya di sini adalah setiap pertandingan dimainkan dengan ide sepak bola kami sendiri, yang berarti menyerang dan intensitas yang berbeda dari Italia. Hal itu menyebabkan permainan menjadi lebih terbuka dan tidak masalah siapa yang Anda hadapi, apakah itu pemuncak klasemen atau tim juru kunci, Anda bisa mengambil risiko kekalahan,” jelas Di Gregorio.

“Semua orang di sini memiliki ide mereka sendiri dan mereka teguh memegangnya, tidak peduli siapa lawannya,” tambahnya.

Ia juga menyoroti proses adaptasinya terhadap metode latihan dan kebudayaan sepak bola di Inggris. Menurutnya, perubahannya sangat terasa terutama dalam hal determinasi tim.

“Ini adalah perubahan besar bagi saya, tentu ada perbedaan dalam metode latihan, tetapi saya merasa intensitas adalah perbedaan terbesar. Keberanian mereka, determinasi, dan keinginan menyerang untuk merebut kembali bola dengan cepat, itu luar biasa bagi saya,” paparnya.

Mengenai kehidupan di luar lapangan, Di Gregorio menyatakan bahwa ia dan keluarganya merasa sangat nyaman tinggal di Inggris dan tidak merindukan hal-hal di Italia.

“Bahkan jika saya berada di sini, saya masih melihat beberapa hal yang dikatakan di Italia, dan saya sedih hal-hal tersebut tidak berubah atau membaik, tetapi inilah sepak bola sekarang dan kita hanya bisa bertahan dalam aturan permainan itu. Beruntung, sejauh ini saya dan keluarga belum merindukan apa pun, kami sangat bahagia di sini, jadi semuanya baik-baik saja,” ungkapnya.

Di Gregorio juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menepis rumor transfer yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Bologna pada jendela transfer Januari mendatang, menyusul panggilan dari pelatih baru Bologna, Raffaele Palladino.

“Tidak, kami memiliki hubungan yang baik dan dia mungkin menyaksikan pertandingan dari orang-orang yang pernah bekerja dengannya di Monza, kami saling menyukai, tetapi tidak ada yang lebih dari itu,” tegasnya.(Football-Italia/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *