
RUMAH kapten Manchester United, Bruno Fernandes, disatroni kawanan perampok pada Rabu (21/10 malam waktu setempat. Sejumlah barang berharga dilaporkan raib digondol pelaku.
Insiden pembobolan rumah tersebut terjadi hanya berselang singkat dari kekalahan telak yang dialami Manchester United usai tunduk 1-4 dari klub asal Italia, Como, dalam lanjutan laga Liga Champions. Kepolisian Cheshire saat ini telah bergerak cepat membuka penyelidikan guna mengusut tuntas aksi kriminal tersebut.
Inspektur Detektif Dave Jarvis mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian menerima laporan mengenai aktivitas mencurigakan di kawasan permukiman tempat tinggal sang pemain. Laporan tersebut berawal dari kesaksian warga setempat yang memergoki tiga pria tak dikenal berada di area halaman belakang rumah tetangga Fernandes.
“Petugas mendatangi lokasi, tetapi tidak menemukan para pelaku. Namun, petugas mendapati telah terjadi pembobolan di rumah tersebut dan sejumlah barang telah dicuri,” ujar Jarvis dalam keterangannya di Cheshire, Jumat (23/10).
Pihak klub mengonfirmasi bahwa tidak ada anggota keluarga Fernandes yang berada di dalam rumah saat peristiwa pembobolan berlangsung. Kawanan perampok tersebut diperkirakan beraksi dalam durasi yang sangat singkat, yakni kurang dari lima menit sebelum armada kepolisian tiba di lokasi kejadian. Hingga saat ini, pihak berwenang masih mengumpulkan bukti guna mengidentifikasi para pelaku serta merincikan total kerugian materiil.
Peristiwa naas ini makin menambah beban mental bagi gelandang berusia 32 tahun tersebut di tengah dinamika kompetisi yang ketat. Manchester United yang saat ini masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Liga Primer Inggris dijadwalkan kembali berlaga menjamu Bournemouth di Stadion Old Trafford pada Minggu (25/10) mendatang.
(Ant/P-4)
