
PELATIH Deltras FC Leonard Tupamahu menyatakan kesiapan timnya jelang laga Kendal Tornado FC vs Deltras FC dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Liga Championship 2026-2027. Laga kedua tim digelar di Stadion Sriwedari Solo pada Sabtu (24/10).
Menjelang pertandingan tersebut, juru taktik yang akrab disapa Leo itu mematangkan strategi, mengantisipasi lini serang lawan, serta menyiapkan opsi rotasi pemain di tengah kondisi skuad yang ada. Terkait kondisi kebugaran pemain yang sempat mengalami cedera, Leo menyebutkan bahwa penyerang Manda dan gelandang Rian Lopez masih membutuhkan waktu pemulihan.
Rian Lopez diprediksi memerlukan waktu istirahat sekitar satu hingga dua minggu, sementara Manda diharapkan sudah dapat kembali bergabung dalam sesi latihan pekan ini.
Meski demikian, Leo memastikan akan menurunkan pemain yang benar-benar siap terlebih dahulu. Kebijakan rotasi pemain tetap akan diterapkan, namun dengan porsi yang tidak terlalu banyak mengingat beberapa pemain belum berada dalam kondisi 100 persen.
Menanggapi posisi Kendal Tornado FC di klasemen sementara yang hanya terpaut satu poin di bawah Deltras FC, Leo mengaku tidak terkejut. Ia menilai calon lawannya tersebut merupakan tim yang siap, berkualitas, dan belum pernah menelan kekalahan musim ini.
“Kendati tim mereka tidak banyak berubah musim ini dan memiliki pemain-pemain yang bagus, pantas jika Kendal berada di papan atas,” ujar Leo.
Untuk meredam agresivitas serangan Kendal Tornado FC, khususnya pergerakan pemain kunci mereka yang bernomor punggung tujuh, Leo telah melakukan analisa dari sejumlah pertandingan sebelumnya. Ia menekankan kepada para pemainnya agar memperkuat duel-duel satu lawan satu serta tidak mudah menyerah dalam situasi perebutan bola di lapangan.
Selain itu, Leo menegaskan bahwa tim pelatih tidak hanya mewaspadai satu pemain saja, melainkan mengawasi seluruh lini Kendal Tornado FC mulai dari penjaga gawang, lini belakang, hingga lini depan yang dinilai memiliki pengalaman serta kualitas yang merata.
Evaluasi menyeluruh juga telah dilakukan usai pertandingan melawan Persis Solo. Leo menyoroti pentingnya para pemain untuk lebih baik dalam mengontrol emosi di lapangan, mengingat dalam dua pertandingan terakhir Deltras FC harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah di menit awal. Pihaknya juga fokus memperbaiki pengorganisasian lini pertahanan serta keberanian para pemain dalam melakukan set up attacking agar tidak terus-menerus tertekan oleh serangan lawan. (H-4)
