
MANAJER Arsenal, Mikel Arteta, menyebut kemenangan tipis 1-0 atas Nottingham Forest sebagai hasil yang diraih lewat kerja keras namun sangat layak didapatkan. Hasil positif tersebut membuat The Gunners berhasil mengumpulkan 18 poin dari kemungkinan maksimal 21 poin pada awal musim Liga Premier Inggris.
Bermain di stadion tempat mereka selalu bermain imbang 0-0 dalam dua kunjungan terakhir, Arsenal dipaksa tampil sabar sebelum akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-80. Peluang dalam pertandingan tersebut tergolong sangat minim hingga Noni Madueke mencetak satu-satunya gol penentu kemenangan usai bergerak memotong dari sisi kiri serangan.
“Sebuah kemenangan besar,” ujar Arteta usai pertandingan. “Kemenangan yang tidak bisa kami dapatkan dalam dua musim terakhir di tempat yang sangat sulit. Kami tahu pertandingan ini akan ditentukan oleh margin yang kecil, terutama jika kami tidak mampu mencetak gol di beberapa menit awal, dan hal itu memang terjadi. Mereka adalah tim yang sangat sulit dibongkar. Hampir semuanya harus sempurna, tetapi Anda bahkan perlu memanfaatkan momen-momen kacau, yang kami miliki beberapa kali di babak pertama, meski kami tidak menemui sasaran.”
Arteta menambahkan timnya harus mengubah pendekatan permainan setelah jeda antar-babak agar tidak terjebak dalam rasa frustrasi.
“Kemudian di babak kedua kami harus memainkan permainan yang sama sekali berbeda; tetap jauh dari rasa frustrasi, meningkatkan level ancaman dan risiko yang harus kami ambil. Namun pada saat yang sama, kami harus sangat tenang dan disiplin untuk memastikan permainan tidak terbuka dan berisiko kalah, lalu kami mempertahankan level tersebut. Kami memiliki momen-momen yang lebih baik, serangan yang lebih beruntun, dan jauh lebih dekat ke kotak penalti,” jelasnya.
Menurut Arteta, kesabaran menjadi kunci utama kemenangan timnya. Hal itu memberikan ruang bagi para pemain pengganti untuk memberikan dampak besar saat dibutuhkan di lapangan.
“Sangat sabar dan sangat yakin pada satu titik kami akan membongkar mereka. Karena secara fisik mereka tidak bisa mempertahankan level organisasi atau disiplin seperti yang mereka tunjukkan sebelumnya. Dan sekali lagi, para pemain penentu (finishers) sangat krusial. Untuk mengharapkan ancaman dengan level yang berbeda, terutama di lini terakhir, di dalam dan sekitar kotak penalti; Jurrien membawa tim jauh lebih dekat ke area lawan, Mikel tampil hebat, lalu Viktor meregangkan pertahanan mereka dan menjadi mimpi buruk bagi mereka. Sebuah kemenangan yang diraih dengan sangat keras, namun sangat layak,” tutur manajer asal Spanyol tersebut.
Noni Madueke yang masuk pada awal babak kedua menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Pemain asal Inggris tersebut berhasil menembus kotak penalti sebelum menjebol gawang lawan untuk mencetak gol keduanya musim ini.
“Sangat senang untuknya,” puji Arteta. “Kami telah melihat Noni yang berbeda sejak jeda internasional, dan itulah yang kami butuhkan. Seorang pemain dengan keyakinan seperti itu, dengan kualitas, serta menjadi penentu karena dia mampu memberikan penampilan seperti itu.”
Meski berhasil unggul di menit-menit akhir, Arsenal sempat melewati momen menegangkan di masa injury time. Forest mampu menciptakan tiga peluang terbaik mereka di penghujung laga, termasuk satu peluang Liam Delap yang berhasil diblok secara krusial oleh Ezri Konsa.
“Ya, ada dua atau tiga momen yang sangat kacau, satu melalui lemparan kedalam Delap dan berlari menembus pertahanan. Dan satu lagi dengan Ezri, tetapi dalam momen-momen tersebut, untuk tetap tenang di situasi yang sangat kacau dan penuh tekanan, itu menunjukkan banyak hal tentang pemain tersebut,” pungkas Arteta. (Arsenal/Z-2)
