Survei PPI: Raja Juli Antoni Dinilai Menteri dengan Kinerja Terburuk
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni(Antara)

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mengungkapkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjadi pejabat negara yang paling banyak dinilai memiliki kinerja buruk dalam survei nasional dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Raja Juli Antoni Menteri Kehutanan, 19,8% menjadi pejabat negara terburuk,” kata Adi saat memaparkan hasil survei nasional bertema Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran secara daring, Minggu (18/10).

Dalam pemaparan tersebut, Adi menyebut penilaian negatif terhadap Raja Juli terutama berkaitan dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pembabatan hutan, serta anggapan bahwa kinerja kementerian belum dirasakan masyarakat. Responden juga menyampaikan sejumlah alasan lain, mulai dari hutan yang dinilai tidak terjaga hingga anggapan tidak adanya kemajuan, serta munculnya persepsi negatif terkait dugaan penerimaan amplop.

Daftar Menteri dengan Kinerja Terburuk

Di posisi kedua pejabat dengan kinerja terburuk, terdapat Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dengan 11,2%. Penilaian terhadap Widiyanti berkaitan dengan anggapan bahwa potensi pariwisata Indonesia belum dimaksimalkan, kinerja yang kurang terlihat, minimnya kehadiran di lapangan, hingga persoalan pungutan liar di objek wisata.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid berada di urutan ketiga dengan 9,3%. Responden mengaitkan penilaian tersebut dengan persoalan mafia tanah, mahalnya sertifikat, serta pelayanan aparat pertanahan di daerah yang dinilai belum memuaskan. Penilaian negatif terhadap Nusron juga dipengaruhi kabar aparat di lingkungan pertanahan yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Selain ketiga nama tersebut, daftar pejabat dengan kinerja terburuk mencakup:

  • Menteri HAM Natalius Pigai
  • Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo
  • Agus Andrianto
  • Budi Gunadi Sadikin
  • Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
  • Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi
  • Menteri PAN-RB Rini Widyantini

Menteri dengan Kinerja Terbaik

Di sisi lain, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjadi pejabat dengan kinerja terbaik menurut survei PPI dengan perolehan 15,4%. Penilaian positif terhadap Amran berkaitan dengan keberhasilan dalam upaya mencapai swasembada pangan, ketersediaan pupuk, serta kebijakan pertanian yang dinilai baik.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyusul di posisi kedua dengan 14,5%. Teddy dinilai profesional, rajin, dan mampu menyampaikan program pemerintah dengan bahasa yang mudah dipahami. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir berada di posisi ketiga dengan 6%, yang dikaitkan dengan perkembangan tim nasional sepak bola Indonesia dan kemajuan olahraga secara umum.

Dukungan Terhadap Perombakan Kabinet

Survei PPI juga mengukur pandangan masyarakat terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan perombakan kabinet. Hasilnya, mayoritas responden menyatakan setuju terhadap langkah tersebut.

Hasil Survei Reshuffle Kabinet:

  • Setuju: 62,2%
  • Tidak Setuju: 14,7%
  • Tidak Menjawab: 23,1%

Adi menjelaskan bahwa penilaian masyarakat ini menjadi indikator penting bagi pemerintah untuk mengevaluasi efektivitas kerja para pembantu presiden di berbagai sektor strategis. (E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *