
Unika Atma Jaya meresmikan Science Techno Park di Kampus BSD pada Jumat (16/10) sebagai ruang pengenalan sains dan teknologi melalui pengalaman belajar langsung. Dalam peresmian ini, siswa kelas 5 SD Tarakanita Gading Serpong berkesempatan mengunjungi sejumlah laboratorium dan mengikuti workshop yang dipandu oleh dosen Unika Atma Jaya untuk mengeksplorasi berbagai bidang sains dan teknologi.
Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), menyambut para siswa dan guru yang hadir. Ia mengungkapkan, “Inspirasi untuk menjadi ilmuwan dapat tumbuh sejak anak-anak mengenal hal-hal menarik di laboratorium. Melalui Science Techno Park, kami berharap generasi muda dapat mulai membangun cita-cita dan mempersiapkan diri untuk berkontribusi bagi Indonesia di masa depan.”
Dekan Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) Unika Atma Jaya, Prof. Dr. Diana Elizabeth Waturangi, S.Si., M.Si., turut menyambut para siswa dalam pembukaan kegiatan. “Kampus BSD Unika Atma Jaya memiliki 32 laboratorium dengan fasilitas yang mendukung pembelajaran biosains dan teknologi. Dengan adanya Science Techno Park, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap sains dan teknologi sejak dini agar anak-anak memiliki pemahaman yang lebih luas tentang kedua bidang tersebut,” tuturnya.
Setelah rangkaian pembukaan, para siswa mengikuti workshop yang memperkenalkan beragam bidang sains dan teknologi melalui kunjungan laboratorium dan praktik secara bergiliran dalam enam kelompok. Materi yang diperkenalkan meliputi bioteknologi, robotika, telekomunikasi dan Internet of Things (IoT), teknik enkapsulasi dalam teknologi pangan, Industrial Tycoon Game, pengembangan game dan virtual reality (VR), serta pencetakan tiga dimensi (3D printing).
Wakil Kepala Sekolah SD Tarakanita Gading Serpong, Chatarina Fisca Chandra, S.E., mengapresiasi kesempatan yang diberikan Unika Atma Jaya kepada para siswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan di kelas melalui kunjungan ke kampus.
“Kunjungan ke perguruan tinggi sejak sekolah dasar memberi kesempatan bagi siswa untuk mengenal hal-hal baru di luar kelas, menemukan minat, dan mulai membayangkan cita-cita mereka. Pengalaman praktik seperti pengenalan microgreen juga dapat menghubungkan pembelajaran di sekolah dengan eksperimen secara langsung,” ungkap Fisca.
Melalui peresmian Science Techno Park, Unika Atma Jaya memperkenalkan pengalaman belajar sains dan teknologi yang lebih interaktif bagi generasi muda. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan mendorong siswa untuk terus mengeksplorasi ilmu pengetahuan melalui praktik dan eksperimen. (H-2)
