
GANDA putra bulu tangkis Indonesia, Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan, gagal mengukir debut manis pada ajang Denmark Terbuka 2026. Langkah mereka langsung terhenti di babak pertama setelah takluk dari pasangan Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, dengan skor 14-21, 20-22 di SJF Bank Arena, Odense, Denmark, Selasa (13/10).
Devin mengungkapkan bahwa kekalahan tersebut tak lepas dari kegagalan mereka keluar dari tekanan dominasi lawan.
“Kami terus tertekan sepanjang pertandingan, kena serangan terus dan bola depannya keduluan terus. Kami tidak bisa ambil kontrol permainan,” ujar Devin, dikutip dari rilis resmi PBSI.
Kendati sempat memberikan perlawanan sengit hingga memaksakan adu taktik pada gim kedua, pasangan Indonesia ini kembali kehilangan fokus di poin-poin krusial.
“Setelah bisa memaksa adu taktik di gim kedua, kami malah kurang mau duluin lagi depannya. Malah mengangkat bola lagi, main bertahan lagi,” tutur Devin menjelaskan evaluasi permainan mereka.
Sementara itu, Faathir menyoroti performanya yang masih sering terburu-buru dan melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan pihak lawan.
“Kami harus perbaiki ketenangan di lapangan, lebih yakin dengan kemampuan kami berdua,” pungkas Faathir. (Ant/Z-1)
