“Karhutla juga meluas ke 331 desa dan kelurahan di 177 kecamatan. BPBD Jawa Barat mencatat jumlah kejadian juga bertambah, dan pekan ini total sudah mencapai 451 peristiwa,” ungkap Juru Bicara BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat, Selasa (13/10).




Dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, karhutla telah terjadi di 23 daerah. Kabupaten Sumedang mencatat kejadian terbanyak, yakni 75 peristiwa, disusul Kabupaten Ciamis dengan 55 kejadian, serta Kabupaten Subang dan Kabupaten Sukabumi, masing-masing 38 peristiwa.



Sumedang juga mencatat luas areal terbakar terbesar, mencapai 141,56 hektare. Daerah lain dengan luas kebakaran cukup besar ialah Kabupaten Subang seluas 113,63 hektare, Garut 90,85 hektare, Ciamis 86,47 hektare, dan Majalengka 77,94 hektare.



“Meski hujan sudah turun di sejumlah daerah, tapi belum merata. Kekeringan masih terjadi, sehingga potensi karhutla masih harus terus diwaspadai,” jelas Hadi.



BPBD Jawa Barat mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati untuk mencegah kebakaran. Warga diminta tidak membakar sampah, membuang puntung rokok sembarangan, atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. (P-3)




Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *