Tren Kecelakaan di Jambi Menurun Selama Musim Kabut Asap
Satu unit truk Foton berlabel Kopdes Merah Putih bernomor polisi B 9697, Minggu malam (11/10).(Dok.Istimewa)

ANGKA kecelakaan lalu lintas menunjukkan tren menurun selama bencana kabut asap kebakaran hutan  dan lahan (karhutla) yang hingga kini menyelimuti ruas jalan raya 11 kabupaten kota di Provinsi Jambi.

Berdasarkan catatan data angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi, pada periode kabut asap (Agustus s/d 12 Oktober 2026), sebanyak 460 kasus. Turun 17,56%dari laka lantas pada periode sebelum kabut asap (1 Mei s/d 31 Juli 2026), yang tercatat 558 kasus.

Begitu juga dengan jumlah korban laka lantas yang meninggal dunia, di musim kabut asap berkurang 49 orang atau 45,37% dari korban meninggal dalam laka lantas di periode Mei-Juli yang tercatat 109 orang.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Komisaris Besar Adi Benny Cahyono membenarkan menurunnya angka laka lantas di tengah bencana kabut asap yang mengganggu visibility (jarak pandang mata normal) pengendara.

“Alhamdulillah menurun. Bersinergi dengan teman-teman jajaran satlantas di polres-polres, dan pemberitahuan terbuka melalui media sosial, kita terus mengawal dan mengimbau masyarakat pengendara untuk ekstra berhati-hati, mengatur laju kendaraan dengan bijak dan menyalakan lampu kendaraan saat menempuh jalur yang berkabut asap pekat,” ungkap Adi Benny.

Sementara itu, diduga kuat terdampak kabut asap, satu unit truk angkutan barang berlabel “kopdes merah putih” yang melaju dari Kota Muara Bungo arah Kabupaten Dhamasraya, Sumatra Barat, Minggu malam (11/10), nyungsep ke dalam lobang drainase di Jalan Lintas Tengah Sumatra, dekat Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun yang terluka dalam kecelakaan tunggal itu. Dibantu masyarakat dan aparat kepolisian setempat, truk merek Foton bernomor polisi B 9697 XYY yang ringsek cukup parah berhasil dievakuasi.

Data Laka Lantas di Jambi sebelum dan saat bencana kabut asap

1. Jumlah Kejadian

– Periode Sebelum Kabut Asap: 558 kasus.

– Periode Kabut Asap: 460 kasus.

– Trend: Turun 17,56% (berkurang 98 kasus).

2. Korban Meninggal Dunia (MD)

– Periode Sebelum Kabut Asap: 108 orang.

– Periode Kabut Asap: 59 orang.

– Trend: Turun 45,37% (berkurang 49 orang).

3. Korban Luka Berat (LB)

– Periode Sebelum Kabut Asap: 82 orang.

– Periode Kabut Asap: 59 orang.

– Trend: Turun 28,05% (berkurang 23 orang).

4. Korban Luka Ringan (LR)

– Periode Sebelum Kabut Asap: 698 orang.

– Periode Kabut Asap: 588 orang.

– Trend: Turun 15,76 (berkurang 110 orang).

5. Kerugian Materiil

– Periode Sebelum Kabut Asap: Rp1.928.200.003.

– Periode Kabut Asap: Rp1.586.350.000.

(sumber data Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi) (E-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *