Ulang Tahun Putin ke-74, Rusia Gempur Kyiv, 2 Orang Tewas
Mobil melewati Lapangan Kemerdekaan saat bendera Ukraina ditampilkan di layar besar saat listrik padam di Kyiv, Ukraina, pada 20 November 2025.(Sergei Gapon/AFP via Getty Images)

SEDIKITNYA dua orang tewas dalam serangan massal Rusia menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone) ke Kyiv, Ukraina, pada Rabu (7/10) dini hari. Serangan itu berlangsung saat Presiden Rusia Vladimir Putin berulang tahun ke-74.

Administrasi Militer Kota Kyiv melaporkan dua korban tewas berada di Distrik Darnytskyi. Hingga laporan ini dibuat, skala kerusakan akibat serangan belum sepenuhnya diketahui.

Ledakan pertama terdengar sekitar pukul 03.15 waktu setempat. Jurnalis The Kyiv Independent yang berada di Kyiv melaporkan sejumlah ledakan terdengar di berbagai bagian kota.

Angkatan Udara Ukraina sebelumnya memperingatkan keberadaan beberapa pesawat pengebom Rusia Tu-95 yang bergerak menuju perbatasan.

“Rudal-rudal jatuh satu demi satu. Setidaknya 10-12 ledakan yang bisa saya hitung. Suaranya cukup keras di pusat kota,” kata jurnalis The Kyiv Independent, Tim Zadorozhnyy.

Jurnalis media yang sama juga melaporkan serangan di sekitar Distrik Podil. Api dan asap terlihat di sejumlah lokasi di ibu kota Ukraina tersebut.

Ledakan kembali terdengar sekitar pukul 05.15. Serangan itu disebut sebagai gelombang kedua serangan rudal Rusia.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengatakan serangan terjadi di sebuah lokasi yang disebut sebagai area nonperumahan di Distrik Obolon. Fasilitas pergudangan juga dilaporkan terkena serangan di Distrik Podil.

Puing rudal yang terbakar terlihat di Distrik Shevchenkivskyi. Sementara di Distrik Darnytskyi, sebuah garasi dilaporkan terbakar.

Belum ada laporan mengenai total kerusakan atau jumlah korban secara keseluruhan.

Serangan juga diawali pergerakan drone menuju Kyiv pada Selasa (6/10) sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Angkatan Udara Ukraina kemudian mengumumkan peringatan serangan udara di ibu kota yang berlangsung dari pukul 21.09 hingga 21.58.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebelumnya meminta warga tidak mengabaikan peringatan serangan udara. Ia juga memperingatkan Rusia sedang mempersiapkan serangan berskala besar berdasarkan informasi intelijen terbaru.

“Mohon, mohon, jaga diri Anda. Mohon tanggapi sinyal bahaya rudal,” kata Zelensky.

Serangan terbaru itu terjadi ketika Putin genap berusia 74 tahun pada 7 Oktober. Menurut Bank Dunia, angka harapan hidup laki-laki di Rusia pada 2024 sekitar 68 tahun.

Rusia juga menyerang Kyiv pada malam sebelumnya dan merusak sejumlah mobil. Dalam beberapa hari terakhir, serangan Rusia dilaporkan menyasar jembatan-jembatan penting di ibu kota Ukraina. (B-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *