Ancaman Serangan Iran, AS Tarik Pesawat Pengebom B-1 dari Inggris
Pesawat pengebom jarak jauh B-1 Lancer.(defensetech.org)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi bahwa keputusan Washington untuk menarik seluruh armada pesawat pengebom B-1 dari pangkalan militer di Inggris didasari oleh munculnya sejumlah ancaman keamanan yang serius. Pernyataan ini disampaikan Trump kepada awak media di Gedung Putih sebelum keberangkatannya menuju Nebraska.

“Ya, saya rasa kita bisa mengatakan itu. Maksud saya, mereka tidak terbang secara tidak sengaja,” ujar Trump menanggapi pertanyaan mengenai alasan penarikan pesawat strategis tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menghindari provokasi sekaligus memastikan kesiapan militer dalam menghadapi lawan. “Ada beberapa ancaman, dan daripada memancing musuh, kita akan menangkap musuh dan mengalahkan mereka,” tambahnya.

Kronologi Penarikan dan Dugaan Plot Teror

Penarikan seluruh pesawat pengebom B-1 milik Angkatan Udara AS dilakukan dari pangkalan RAF Fairford yang berlokasi di Gloucestershire, Inggris. Langkah drastis ini menyusul insiden keamanan di sekitar kawasan pangkalan, di mana aparat kepolisian Inggris sempat menangkap sejumlah pria di dalam sebuah van putih.

Para pria tersebut ditahan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Bahan Peledak. Meski demikian, mereka kemudian dibebaskan dengan jaminan setelah petugas tidak menemukan barang bukti bahan peledak di dalam kendaraan tersebut. Walaupun tidak ditemukan bukti fisik langsung, Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menyatakan adanya indikasi kuat yang mengarah pada keterlibatan Iran dalam plot teror yang menargetkan pangkalan Fairford.

Data Strategis RAF Fairford & Eskalasi Konflik:







Waktu Peristiwa / Status
Maret Digunakan AS untuk menyerang situs rudal Iran di Selat Hormuz.
September Intelijen Barat merilis peringatan potensi serangan dukungan Iran.
Oktober 2026 Penarikan total pesawat B-1 menyusul ancaman keamanan nyata.

Peran Strategis RAF Fairford

RAF Fairford merupakan fasilitas militer krusial yang telah digunakan oleh Amerika Serikat dan NATO selama bertahun-tahun. Sejak Maret, pangkalan ini memegang peranan penting dalam operasi militer Washington, khususnya sebagai titik peluncuran serangan terhadap situs rudal Iran yang dianggap mengancam jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.

Pada September lalu, militer AS mengungkapkan telah menerima peringatan dari badan intelijen domestik maupun negara-negara Barat mengenai kerentanan pangkalan tersebut. Pangkalan di Gloucestershire ini dinilai menjadi sasaran empuk bagi serangan yang didukung oleh Teheran.

Keputusan untuk mengosongkan pesawat B-1 dari Fairford mencerminkan tingginya kekhawatiran Washington terhadap keamanan aset strategis mereka di luar negeri. Langkah ini juga menandai babak baru ketegangan hubungan diplomatik dan militer antara Amerika Serikat dan Iran yang terus memanas di kawasan Eropa dan Timur Tengah. (Anadolu/Fer/I-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *