TPA Jatibarang Semarang Kembali Terbakar, 50 Petugas dan 7 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran terjadi di TPA Jatibarang, Kelurahan Kedungpane, Kota Semarang semakin besar padacRabu (30/9) malam membuat personil kesulitan masuk lebih dalam.(MI/Akhmad Safuan)

KEBAKARAN kembali terjadi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)  Jatibarang, Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Rabu (30/9) malam, ratusan petugas dikerahkan dengan membawa setidaknya tujuh unit mobil damkar untuk menjinakkan api. 

Pemantauan Media Indonesia Rabu (30/9) malam, kobaran api masih terlihat membakar kawasan TPA Jatibarang di Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, api terus bergerak dari zona 1 hingga zona 3 membuat puluhan petugas terlihat kewalahan terutama menjangkau ke titik api cukup jauh. 

Kecepatan angin yang bertiup menjadikan kobaran api semakin sulit terkendali dan terus bergerak ke tumpukan sampah yang menggunung, bahkan petugas belum berani melakukan pemadaman secara langsung karena tingginya kandungan gas metana pada tumpukan sampah yang membuat api kian membesar. 

“Tadi mulai terlihat api setar pukul 18.00 WIB, bshkanbsemakinnmalam kian besar hingga mobil damkar terus berdatangan untuk melakukan pemadaman,” kata Jamasri (56), warga sekitar tidak jauh dari lokasi kejadian. 

Warga lainnya Ayong (50) mengatakan selain kobaran api terlihat cukup jelas, kepulauan asap hitam juga membumbung tinggi terlihat cukup jelas dari jarak cukup jauh, raungan sirine mobil damkar juga terus terdengar bilak-balik menuju ke TPA Jatibarang. “Kebakaran ini lebih besar dari pekan sebelumnya,” tambahnya. 

Kepala Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang Tantri Pradono mengatakan setelah mendapat laporan dari warga dan pengelola TPA Jatibarang, sebanyak tujuan mobil damkar dengan 50 personil damkar dikerahkan ke lokasi kebakaran, bahkan datang juga satu unit mobil walter canon memberikan bantuan. 

“Sekarang ini petugas masih melakukan pemadaman, ada sejumlah kendala karena area terbakar cukup luas dan petugas belum dapat menjangkau bagian dalam,” ujar Tantri Pradono. 

Selain itu, lanjut Tantri Pradono, petugas juga belum berani masuk lebih dalam karena tiupan angin cukup kencang hingga api dengan cepat merambat, juga di dalam tumpukan sampah tersebut terdapat gas metana yang membuat kobaran api semakin besar.

“Kami sedang berupaya melokalisir api agar tidak meluas,” tambahnya. 

Menurut Tantri Pradono meskipun hingga kini belum dapat diketahui luasan lahan yang terbakar dan penyebabnya, namun diperkirakan kebakaran kali ini lebih besar dari sebelumnya, sehingga proses pemadam juga tidak mudah dan tidak menutup kemungkinan akan meminta bantuan mobil damkar berikut personil dari daerah tetangga. 

Menghindari terjadinya korban, demikian Tantri Pradono, maka pihak yang tidak berkepentingan dicegah untuk mendekati lokasi kebakaran di TPA Jatibarang ini, karena dikhawatirkan api semakin sulit dikendalikan hingga dalat merembet ke kawasan lainnya. (AS)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *