
BALAI Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) menutup sementara jalur pendakian Torean dan Senaru akibat penanganan kebakaran hutan di kawasan Bukit Setampol, Puncak Sangkareang di kawasan Gunung Rinjani Lombok.
“alur wisata pendakian Senaru dan jalur Torean masih ditutup sementara sampai batas waktu belum ditentukan,” ujar Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardiarsito di Mataram, Rabu (30/9).
Para pendaki yang telah memiliki e-ticket via Senaru dapat menjadwal ulang atau melakukan pengalihan masuk-keluar via jalur Sembalun sampai Senaru.
“Pendaki yang masih di dalam dan memilih Senaru dan Torean sebagai pintu keluar diarahkan keluar via Sembalun,” kata dia.
Kebakaran di jalur pendakian Senaru dan Resor Torean dan Senaru, kata dia, menyebar karena adanya hutan cemara gunung, semak belukar, perdu, rumput, savana pegunungan, dedaunan kering, dan vegetasi bawah lainnya.
Hingga 29 September 2026, dari hasil pemantauan diketahui luas areal terdampak mencapai 1.098,75 hektare. Astekita menyebut tidak ada titik api tambahan.
“Estimasi sementara dan akan diperbarui berdasarkan pemantauan lapangan, dokumentasi drone, dan verifikasi batas areal,” terang dia.
Titik api tersisa berupa pohon berdiri yang sudah terbakar sebelumnya, dalam kondisi terisolasi dan tidak merambat. Ia menjelaskan tim memperketat pengawasan dengan patroli dan mengawasi barang bawaan pendaki.
Kebakaran hutan di Bukit Setampol, Resor Torean, Gunung Rinjani Lombok tersebut terjadi pada Selasa (22/9). (Ant/H-4)
