
DRUMMER sekaligus salah satu pendiri grup band rock legendaris U2, Larry Mullen Jr., mengungkapkan keraguannya untuk bisa tampil penuh sepanjang durasi konser di masa mendatang. Hal ini menyusul proses pemulihan cedera serta operasi leher berisiko tinggi yang baru saja dijalaninya.
Dalam sebuah wawancara terbaru, musisi tersebut membagikan kondisi kesehatannya setelah sempat disarankan oleh dokter untuk pensiun akibat cedera leher yang dialaminya. Kendati demikian, kecintaannya terhadap dunia musik mendorongnya untuk tetap mengambil tindakan medis demi bisa kembali menggebuk drum.
Mullen mengakui bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti seberapa kuat fisik dan stamina lehernya jika harus menjalani konsiderasi konser berdurasi panjang seperti biasanya.
“Bahkan jika saya tidak bisa bermain selama dua setengah jam, jika saya bisa bermain selama satu jam, itu sudah cukup,” ujar Larry Mullen Jr. “Saya sudah beruntung sejauh ini, jadi saya bisa menerima hal tersebut.”
Cedera leher yang dialami Mullen merupakan dampak akumulasi bertahun-tahun akibat tuntutan fisik saat memainkan drum. Kondisi tersebut sempat memaksa Mullen absen dalam sejumlah agenda panggung U2, termasuk saat band asal Irlandia tersebut menggelar residensi konsernya yang fenomenal di Sphere, Las Vegas. Posisi drum pada konser tersebut terpaksa digantikan sementara oleh Bram van den Berg.
Tindakan operasi leher yang dilalui Mullen sendiri bukanlah tanpa risiko. Sejumlah dokter sempat enggan melakukan prosedur tersebut karena adanya potensi komplikasi yang serius. Namun, seorang dokter spesialis bedah saraf di Dublin akhirnya bersedia melakukan tindakan medis tersebut.
Setelah menjalani masa pemulihan selama beberapa bulan pascaoperasi, Mullen mulai kembali mencoba duduk di balik set drumnya. Ia menyadari adanya perubahan dalam gaya bermainnya setelah menjalani prosedur pemulihan tersebut.
Meskipun keterlibatan penuhnya dalam tur panggung mendatang masih menjadi pertanyaan, Mullen menyatakan tetap bersyukur dapat kembali bermain drum walau dengan keterbatasan durasi. Sikap realistis ini diambilnya demi menjaga kesehatan fisik jangka panjang tanpa harus benar-benar meninggalkan dunia musik yang telah membesarkan namanya. (People/Z-2)
