
MENSTRUASI merupakan bagian alami dari kehidupan perempuan. Namun, bagi sebagian remaja perempuan di Indonesia, menstruasi masih datang dengan berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan informasi yang tepat, stigma, hingga minimnya ruang untuk membicarakan kesehatan menstruasi secara terbuka.
Menurut Unesco, keterbatasan akses terhadap kebutuhan menstruasi menjadi salah satu alasan utama jutaan remaja perempuan di seluruh dunia putus sekolah. Forum Ekonomi Dunia menegaskan, investasi pada kesehatan perempuan memberikan manfaat besar bagi kesehatan seluruh masyarakat.
Kondisi ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan setiap perempuan dan anak perempuan dapat tumbuh sehat dan berdaya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kesehatan menstruasi tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga pengetahuan, kesehatan, rasa percaya diri, serta kemampuan perempuan untuk memahami dan mengambil keputusan terkait tubuhnya sendiri.
Menanggapi tantangan tersebut, Kimberly-Clark Softex Indonesia bersama Project HOPE, Yayasan Project HOPE, dan RISE Foundation menjalankan program HER WAY (Healthy, Educated, and Resilient Wellbeing for Every Adolescent Girl and Young Woman). Program ini berfokus pada dukungan terhadap kesehatan dan kesejahteraan perempuan melalui pendekatan yang mencakup berbagai tahap kehidupan.
“Mulai dari masa remaja hingga kehamilan dan masa awal menjadi ibu,” ujar Head Communications dan Corporate Affairs Kimberly-Clark Softex Indonesia Febrina Herlambang dalam keterangan resmi.
Program yang mulai diperkenalkan 2025 tersebut mulai dijalankan di sejumlah wilayah, termasuk Tangerang, Bandung, Sidoarjo, dan Banyuwangi. Melalui edukasi, penguatan kapasitas, serta pelibatan komunitas, Her Way berupaya memperluas akses perempuan terhadap informasi dan dukungan seputar kesehatan menstruasi, kesehatan ibu, hingga kesehatan mental.
Dalam dua tahun pelaksanaannya ke depan, kolaborasi bersama Project HOPE ini ditargetkan dapat memberikan dampak positif kepada lebih dari satu juta perempuan, anak perempuan, dan bayi di Indonesia.
Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan perempuan menuju Indonesia Emas 2045. Bagi Kimberly-Clark Softex Indonesia, program Her Way sekaligus menjadi bagian dari komitmen global perusahaan untuk memberikan dampak positif kepada satu miliar jiwa pada 2030.
Memasuki fase berikutnya pada 2026, cakupan Her Way diperkuat melalui berbagai aktivitas yang semakin dekat dengan keseharian perempuan dan remaja. Mulai dari kampanye digital, edukasi berbasis sekolah, kelas untuk para ibu, sesi peer-to-peer, hingga pelibatan komunitas, program ini membangun ruang agar informasi kesehatan dapat disampaikan dengan lebih relevan dan mudah dipahami.
Febrina Herlambang, Head of Communications & Corporate Affairs Kimberly-Clark Softex Indonesia yang memimpin program ini mengatakan, sejak planing, pemilihan lokasi dan mitra bahwa program sosial bukan hanya mengenai bagaimana menyampaikan apa yang dilakukan perusahaan.
“Tetapi bagaimana sebuah isu dapat dibuat lebih mudah dipahami, relevan dengan masyarakat kita, dan pada akhirnya lebih terbuka untuk dibicarakan oleh masyarakat serta dapat menjangkau komunitas yang tepat,” ucapnya.
Menurut Febrina isu pemberdayaan perempuan sebagai area yang membutuhkan komunikasi berkelanjutan. Terlebih, masih terdapat isu seperti menstruasi dan kesehatan reproduksi yang dalam keseharian belum selalu mudah dibicarakan secara terbuka. Peningkatan kesehatan menstruasi tidak hanya tentang penyediaan produk pembalut yang baik namun juga membutuhkan edukasi berkelanjutan.
“Kolaborasi yang kuat dan didasari komitmen bersama terhadap masyarakat merupakan kunci untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan,” ujar Febrina.
Tantangan kesehatan perempuan membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak. Perusahaan dapat berkontribusi dengan menyediakan dukungan, sumber daya, serta membantu memperluas percakapan. Sementara itu, mitra program membawa keahlian dan pemahaman yang lebih dekat terhadap kebutuhan masyarakat sehingga edukasi yang disampaikan dapat lebih tepat sasaran.
“Serta melalui edukasi berkelanjutan dan kemitraan yang kuat, kami bertujuan untuk membantu menghilangkan stigma, serta memastikan setiap perempuan memiliki akses terhadap pengetahuan, dan layanan kesehatan yang layak mereka dapatkan,” ucapnya.
Pendekatan tersebut juga membuat program komunikasi Kimberly-Clark Softex Indonesia tidak berhenti pada momentum peluncuran program. Dari edukasi mengenai menstruasi pertama, kegiatan di sekolah, sesi bersama para remaja putri, hingga peluncuran produk dimana setiap aktivitas menjadi kesempatan untuk secara konsisten membangun pemahaman mengenai kesehatan perempuan. (E-2)
