
PERISTIWA kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/01, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (22/9) malam. Akibat musibah ini, kerugian material ditaksir mencapai angka miliaran rupiah.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengungkapkan bahwa total taksiran kerugian akibat amukan si jago merah tersebut menyentuh angka Rp1,2 miliar. Peristiwa nahas ini juga berdampak langsung pada ratusan warga.
“Taksiran kerugian kebakaran mencapai Rp1,2 miliar,” ujar Asril dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23/9).
Ia menambahkan, sebanyak 150 jiwa tercatat terdampak dari peristiwa kebakaran yang melahap area permukiman tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian bernama Atik, kemunculan api pertama kali terdeteksi dari sebuah rumah kontrakan yang berada di dekat area lampu merah, yang kemudian dengan cepat menjalar ke bagian belakang bangunan warga sekitar.
Warga sempat berupaya melakukan penanganan darurat secara mandiri menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun kobaran api terlalu besar dan gagal dikendalikan.
“Kemudian, Pak RT Nanang, selaku pemilik rumah, sedang berjualan, dan ada warga yang melapor bahwa ada kebakaran di bagian atas kontrakan. Nanang mencoba memadamkan dengan APAR, namun gagal,” jelas Asril.
Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan menerima laporan darurat dari warga mengenai kondisi api yang sudah membesar pada pukul 20.31 WIB melalui saluran telepon darurat. Merespons laporan tersebut, petugas bergerak cepat dengan mengerahkan sebanyak 24 unit kendaraan operasional pemadam kebakaran beserta 128 personel gabungan ke lokasi kejadian.
Petugas berjibaku memadamkan api yang meludeskan sekitar 18 rumah tinggal dan empat tempat usaha di atas lahan seluas 1.205 meter persegi tersebut. Berkat kesigapan petugas di lapangan, api akhirnya berhasil dilokalisir pada pukul 21.20 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan mulai pukul 21.33 WIB hingga seluruh rangkaian operasi penanggulangan dinyatakan selesai secara total pada pukul 24.00 WIB.
Berdasarkan hasil asesmen sementara di lapangan, kepolisian bersama tim pemadam menduga kuat bahwa sumber kebakaran berasal dari arus pendek atau korsleting listrik di salah satu rumah warga. (Ant/P-4)
