
RUMAH produksi Sinemaku Pictures mengambil langkah tidak biasa dalam proses produksi film terbaru mereka berjudul Memburu Pemangsa. Pihak produksi secara khusus melibatkan psikolog profesional untuk mendampingi aktor kawakan Teuku Rifnu Wikana selama mendalami peran antagonis dalam film bergenre horror-crime-action tersebut.
Keputusan ini diambil untuk menjaga batasan etis peran serta kesehatan mental sang aktor. Hal ini mengingat karakter yang diperankan Rifnu bersinggungan langsung dengan isu yang sangat sensitif, yakni kekerasan terhadap anak.
Teuku Rifnu Wikana mengakui bahwa peran sebagai pemangsa anak merupakan tantangan terberat sepanjang karier beraktingnya. Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Senin (21/9/2026), ia mengungkapkan beban emosional yang dirasakannya sejak pertama kali menerima naskah.
“Pertama kali saya mendapatkan cerita tentang Memburu Pemangsa ini, sebenarnya saya mau menangis. Ini adalah syuting terberat seumur hidup sepanjang saya berkarier di dalam film,” ujar Rifnu.
Sebagai seorang ayah, Rifnu merasa karakter tersebut bertolak belakang tajam dengan nilai moralitas dan kepribadian aslinya. Tekanan psikologis yang pekat bahkan sempat membuatnya tertekan hingga kerap menangis setelah pulang dari lokasi syuting.
Pendampingan Profesional dan Metode Peran
Sutradara Umay Shahab sengaja mendatangkan psikolog untuk mendampingi Rifnu dalam beberapa sesi pertemuan. Tujuannya adalah membantu Rifnu merunut dorongan dan motivasi karakter secara teknis seni peran, tanpa harus menyerap kepribadian kelam tokoh tersebut ke dalam kehidupan pribadinya.
“Di dalam seni peran, ada metode untuk membuat karakter apa pun itu menjadi wajar dari sudut pandang naskah. Lebih kepada mencari apa tujuannya, apa motivasi besarnya, bukan menghidupkannya ke pribadi saya,” jelas Rifnu lebih lanjut.
Meski memikul beban mental yang berat, Rifnu menegaskan kesiapannya memerankan sosok antagonis ekstrem tersebut. Ia berharap karakter ini dapat memberikan pesan edukatif dan peringatan bagi masyarakat luas agar lebih waspada dalam menjaga anak-anak dan keluarga.
Informasi Produksi Film
Film Memburu Pemangsa tidak hanya menonjolkan sisi laga dan horor, tetapi juga membawa misi kampanye perlindungan anak. Berikut adalah detail mengenai produksi film tersebut:
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Judul Film | Memburu Pemangsa |
| Rumah Produksi | Sinemaku Pictures |
| Sutradara | Umay Shahab |
| Genre | Horror, Crime, Action |
| Pemeran Utama | Teuku Rifnu Wikana, Laura Basuki, Prilly Latuconsina |
| Pemeran Pendukung | Taskya Namya, Yasamin Jasem, Andri Mashadi, Jordan Omar |
| Fokus Cerita | Kampanye Perlindungan Anak |
(Ant/Z-1)
