
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada 20-23 September 2026.
“Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran,” demikian keterangan BMKG dalam peringatan dini gelombang tinggi, Minggu (20/9).
Gelombang setinggi 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, barat Kepulauan Mentawai, barat Bengkulu, barat Lampung, selatan Banten, selatan Jawa Barat, selatan Jawa Tengah, selatan DI Yogyakarta, selatan Jawa Timur, selatan Bali, hingga selatan Nusa Tenggara Barat.
Sementara itu, gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Laut Jawa bagian barat, tengah dan timur, Selat Makassar bagian selatan, Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur, Laut Arafuru bagian barat, tengah dan timur, Perairan Kepulauan Talaud, Perairan Kepulauan Sangihe, serta Samudra Hindia barat Aceh.
BMKG mencatat pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 8-28 knot. Adapun di wilayah Indonesia bagian selatan, angin umumnya bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 10-30 knot.
“Kecepatan tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Lampung hingga selatan Jawa Barat,” tulis BMKG.
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang di sejumlah wilayah perairan. BMKG menilai kondisi gelombang tinggi perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran.
BMKG mengingatkan nelayan pengguna perahu untuk mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Kapal tongkang perlu mewaspadai kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.
Sementara kapal feri perlu memperhatikan kondisi ketika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
Adapun kapal berukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar perlu mewaspadai kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.
“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” pungkas BMKG.
(P-4)
