Bantai AC Milan 3-0, Justin Kluivert Puji Mentalitas dan Intensitas Bournemouth
Justin Kluivert membeberkan rahasia kemenangan bersejarah AFC Bournemouth atas AC Milan 3-0 di Liga Europa. Simak ulasan dan tanggapan lengkapnya di sini.(AFC Bournemouth)

PENYERANG AFC Bournemouth, Justin Kluivert, menegaskan timnya selalu memiliki kepercayaan diri tinggi siapapun lawan yang dihadapi. Pernyataan ini disampaikan usai The Cherries meraih kemenangan bersejarah 3-0 atas AC Milan pada laga Liga Europa UEFA di Vitality Stadium.

Kluivert membuka keunggulan Bournemouth melalui titik putih. Dua gol kemenangan skuad asuhan Marco Rose lainnya disumbangkan Marcus Tavernier dan Amine Adli. Hasil ini memastikan Bournemouth mengemas tiga kemenangan beruntun dari tiga laga awal di kompetisi Eropa tersebut.

“Saya pikir kemenangan ini sangat berarti,” ujar Kluivert. “Kami datang dengan modal dua kemenangan sebelumnya, jadi itu memberikan perasaan yang bagus untuk menghadapi pertandingan ini.”

“Apa yang kami katakan adalah kami hanya percaya pada diri sendiri. Tidak peduli siapa lawan yang kami hadapi, kami percaya pada kemampuan kami. Kami tahu apa yang mampu kami lakukan, dan saya pikir kami menunjukkannya lagi malam ini,” lanjutnya.

AC Milan harus bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak pertama usai kiper Mike Maignan diganjar kartu merah langsung. Kendati lawan mengalami kemalangan, Kluivert tidak menampik besarnya nama besar klub Italia yang mereka kalahkan.

“AC Milan memiliki sejarah yang besar, mereka adalah klub hebat dan klub besar,” kata Kluivert.

“Apa yang saya dengar, yang sebelumnya tidak saya ketahui, adalah kami memiliki kemiripan. Warna jersey yang kami miliki, merah dan hitam, berasal dari AC Milan, jadi menyenangkan mengetahui hal-hal tersebut. Ini adalah pertandingan besar malam ini dan kami berhasil memenanginya,” tambahnya.

Kemenangan ini memperpanjang tren positif Bournemouth di pentas Eropa tanpa pernah kebobolan. Kluivert pun berharap catatan impresif tersebut dapat terus berlanjut.

“Kami tahu rentetan hasil yang kami miliki sekarang, tiga kemenangan, tanpa pernah kebobolan,” tuturnya. “Ini adalah sesuatu yang saya banggakan. Kami harus melanjutkannya, dan kami tahu bagaimana cara melanjutkannya karena kami pernah melakukannya sebelumnya.”

Seiring pulihnya sejumlah pemain dari cedera, Kluivert meyakini kedalaman skuad Bournemouth akan semakin kuat dan kompetitif.

“Kami memiliki skuad yang hampir bugar sekarang, dan pemain lain juga mulai kembali,” jelasnya. “Persaingan membuat kami menjadi lebih baik.”

“Hal yang saya sukai dari tim kami adalah intensitas yang kami miliki. Tidak masalah siapa yang ada di starting 11, intensitas kami menunjukkan siapa kami dan apa yang kami perjuangkan. Tidak masalah siapa yang bermain, kami selalu tampil full gas,” papar penyerang asal Belanda tersebut.

Dalam laga ini, Kluivert mengeksekusi penalti pertama Bournemouth sebelum menyerahkan kesempatan penalti kedua kepada Marcus Tavernier yang dikonversi menjadi gol sebelum jeda.

“Saya harus murah hati, saya harus memberikan perasaan yang baik kepada rekan satu tim saya,” ungkap Kluivert mengenai keputusannya. “Mereka juga pantas mencetak gol dari penalti, karena saya tahu mereka juga bisa mengeksekusinya.”

“Hal itu juga menunjukkan bahwa kami adalah sebuah tim, bukan individu,” pungkasnya. (Bournemouth/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *