Asian Para Games 2026: Lampaui Target Awal, Indonesia Berburu Posisi 8 Besar
Pelari para Indonesia Karisma Evi Tiarani berfoto bersama papan catatan waktu rekor dunianya usai finis pada final 100 meter T63 Asian Para Games 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Aichi, Jepang, Rabu (21/10/2026).(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

CHEF de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, optimistis kontingen Merah Putih mampu menembus jajaran delapan besar klasemen akhir perolehan medali Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Keyakinan tersebut kian menguat usai Indonesia sukses memperkecil jarak perolehan medali dengan Kazakhstan yang saat ini menduduki peringkat kedelapan.

Berdasarkan data klasemen sementara hingga Kamis (22/10) malam, Indonesia masih tertahan di peringkat kesembilan dengan koleksi 52 medali, yang terdiri atas 10 emas, 11 perak, dan 31 perunggu. Jumlah keping emas Merah Putih sebenarnya telah menyamai perolehan Kazakhstan, namun Indonesia masih tertinggal dalam raihan medali perak setelah sang rival mengumpulkan 10 emas, 13 perak, dan 19 perunggu.

Peluang besar untuk melampaui posisi Kazakhstan terbuka lebar pada pertandingan Jumat (23/10), terutama dengan bertumpu pada potensi lumbung medali dari cabang olahraga para bulu tangkis.

“Bisa sepuluh besar, bahkan nomor delapan bisa. Kalau melihat dari sini (perolehan medali), nomor delapan bisa ini, apalagi karena bulu tangkis belum main,” ujar Reda di markas kontingen Indonesia di Nagoya, dikutip dari Antara, Jumat (23/10). 

Reda merinci bahwa kontingen Indonesia meloloskan empat wakilnya ke babak final para bulu tangkis hari ini. Selain dari lapangan tepok bulu, tambahan pundi-pundi medali juga diharapkan mengalir dari cabang olahraga boccia, para atletik, dan para renang.

“Kenapa saya optimistis? Karena bulu tangkis belum main. Kita berdoa saja ya, besok bulu tangkis main empat finalis,” imbuhnya.

Suntikan motivasi dan optimisme tersebut lahir menyusul performa gemilang para atlet Indonesia yang sukses mendulang 14 medali sekaligus pada Kamis kemarin, yang terbagi atas dua emas, tiga perak, dan sembilan perunggu.

Medali emas pertama disumbangkan oleh Abdil Majid Rahman dari cabang para renang usai menjadi yang tercepat di nomor 100 meter gaya dada putra SB7 dengan catatan waktu 1 menit 20,26 detik. Emas kedua dipersembahkan oleh pasangan ganda campuran para tenis meja, Barce Layaba/Leli Marlina, yang sukses menundukkan wakil Korea Selatan Moon Sunghye/Kim Younggun lewat kemenangan 3-1 dengan skor 6-11, 11-7, 11-8, dan 11-3.

Sementara itu, tiga medali perak masing-masing diamankan oleh Maulana Rifky Yavianda dari nomor 50 meter gaya bebas putra S13, Mutiara Cantik Harsanto dari nomor 100 meter gaya dada putri SB9, serta pasangan ganda campuran para panahan Ken Swagumilang/Teodora Audi Ayudia Ferelly dari nomor compound beregu campuran.

Adapun sembilan medali perunggu lainnya diraih dari cabang para bulu tangkis sebanyak lima medali, para atletik dua medali, serta masing-masing satu medali dari cabang para renang dan para angkat berat.

Selain mengandalkan aksi para pebulu tangkis di partai puncak, Indonesia juga menaruh asa tinggi pada perenang andalan Jendi Pangabean yang turun di nomor spesialisnya, yakni 100 meter gaya punggung putra S9, Jumat ini.

Koordinator Pelatih Para Renang Indonesia, Agni Herarta Anindya Satria, menyatakan bahwa pihaknya berharap Jendi mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya di tengah persaingan sengit melawan perenang tuan rumah Taiyo Kawabuchi serta wakil Iran, Abolfazl Zarif Pouresmaeilyazdi.

“Sesuai ranking, kita harapkan Jendi bisa memenuhi targetnya untuk menjadi yang terbaik,” ungkap Agni.

Capaian kontingen Merah Putih pada ajang Asian Para Games edisi tahun ini sebenarnya telah melampaui target awal yang dicanangkan pemerintah, yakni sebanyak tujuh emas, delapan perak, dan 17 perunggu. Menjelang Upacara Penutupan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/10/2026), Indonesia bertekad memaksimalkan sisa hari perlombaan demi memperbaiki posisi di tabel klasemen akhir.

(Ant/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *