
Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) bersama Kemendiktisaintek resmi membuka APTISI Executive Rector Leadership Academy (AERLA) Angkatan I. Kegiatan tersebut digelar pada 21–23 Oktober 2026.
Program AERLA diproyeksikan sebagai program strategis jangka panjang untuk mengakselerasi peningkatan mutu dan tata kelola bagi 70.000 pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di seluruh Indonesia. Pada angkatan pertama ini, sebanyak 40 rektor dari PTS bereputasi Unggul terpilih untuk mengikuti rangkaian gemblengan kepemimpinan, kolaborasi riset, dan penguatan kemitraan industri.
Acara pembukaan secara resmi dilaksanakan pada 23 Agustus 2026 di Lampung. Acara sesi lanjutan AERLA diselenggarakan di Auditorium Kemendiktisaintek, Jakarta, dan dihadiri Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto, utusan khusus Presiden Hashim S. Djojohadikusumo, Sesjen Kemendiktisaintek dan Dirjen Dikti serta jajaran pimpinan kementerian, para pengurus pusat APTISI, serta para Rektor dari berbagai PTS Unggul se-Indonesia.
Ketua Umum APTISI, Budi Djatmiko menegaskan bahwa AERLA didesain khusus sebagai wadah berbagi praktik baik (best practices), pertukaran pengalaman, dan formulasi solusi atas tantangan global pendidikan tinggi.
“Tantangan perguruan tinggi swasta saat ini sangat kompleks, mulai dari digitalisasi, artikulasi riset, hingga komersialisasi inovasi. Melalui AERLA, kita membangun kepemimpinan PTS yang kokoh, inovatif, dan siap membawa kampus swasta Indonesia bersaing di tingkat dunia serta berkontribusi langsung pada visi Indonesia Emas 2045,” katanya, dalam sambutannya.
“Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi swasta adalah kunci utama percepatan pembangunan SDM unggul,” kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Brian Yuliarto, dalam sambutan sekaligus pembukaan resminya.
“AERLA hadir bukan sekadar sebagai diklat formal, melainkan gerakan transformasi pimpinan kampus untuk menciptakan kepemimpinan perguruan tinggi yang visioner, relevan dengan sains-teknologi terkini, serta mampu menjawab tantangan industri masa depan,” lanjutnya.
Rangkaian kegiatan AERLA berlangsung selama tiga hari dengan materi yang dihadirkan oleh narasumber tingkat nasional, akademisi, serta pemimpin BUMN dan kelembagaan.
Pada hari pertama AERLA pada 21 Oktober 2026, menghadirkan arahan dari Menteri Diktisaintek, Wamen Fauzan dan Wamen Stella Christie serta jajaran pimpinan APTISI Pusat. Sementara itu, pada 22 Oktober 2026, acara diselenggarakan di Hotel Fairmont Jakarta dengan menghadirkan Hashim Sujono Djojohadikusumo (FORMAS), Darmawan Prasodjo (Dirut PT PLN), Mohamad Nasir, Rocky Gerung, serta para Dirjen Diktisaintek (Saintek, Risbang, Dikti).
Lalu, pada 23 Oktober 2026 membahas seputar kampus berbasis AI bersama M. Iskandar Kunaefi (Dirut PT Pos Indonesia), Kebijakan BAPPISUS oleh Dr. Aries Marsudiyanto, dan diakhiri prosesi wisuda AERLA Angkatan I secara resmi di Auditorium Kemendiktisaintek oleh Menteri Diktisaintek. (H-2)
