
LAGA panas pekan ke-6 BRI Super League yang mempertemukan PSM Makassar dan Persebaya Surabaya berujung drama kartu merah di injury time. Meski harus menyelesaikannya dengan 10 pemain, Juku Eja sukses mengunci kemenangan tipis 1-0 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Kamis (22/10).
Laga keras ini mencapai puncaknya pada menit ke-90+3 saat bek PSM Makassar, Agung Mannan, diganjar kartu merah langsung oleh wasit akibat pelanggaran berat. Kendati kehilangan satu pemain menjelang laga usai, kedisiplinan barisan pertahanan PSM berhasil mengamankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Satu-satunya gol penentu kemenangan tuan rumah lahir dari insiden fatal gol bunuh diri bek Persebaya, Yuran Fernandes, pada babak kedua.
Berdasarkan catatan resmi I.League, gol bunuh diri tersebut terjadi pada menit ke-74 akibat kesalahan Yuran dalam mengantisipasi bola di area penalti. Momen berharga itu pun menjadi pembeda sekaligus membawa PSM meraup poin penuh.
Tambahan tiga angka ini mengantarkan PSM Makassar naik ke peringkat ke-10 klasemen sementara Super League dengan raihan delapan poin dari delapan laga. Skuad asuhan Juku Eja kini hanya berjarak satu poin dari Persebaya yang tertahan di posisi kesembilan.
Jalannya Pertandingan
Sejak menit awal, PSM tampil menekan melalui skema serang agresif Lars Veldwijk dan Sergio Aguero. Namun, lini belakang Bajul Ijo yang dikomandoi Risto Mitrevski dan Jefferson tampil solid membendung ancaman ke gawang Reza Arya.
Persebaya sempat menebar ancaman balik melalui pergerakan Miguel Pinto dan Yann Mabella, serta peluang emas lewat skema serangan balik cepat. Namun, aksi gemilang kiper PSM, Muhammad Ardiansyah, berhasil menggagalkan peluang tersebut hingga skor 0-0 bertahan sampai turun minum.
Di babak kedua, intensitas makin tinggi. PSM sempat mendapat peluang emas saat bola tendangan Victor Luiz membentur mistar gawang. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-74 berkat kesalahan antisipasi Yuran Fernandes yang berbuah gol bunuh diri.
Persebaya merespons dengan memasukkan amunisi baru seperti Saddil Ramdani dan Alex Martins untuk mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya barisan bertahan PSM, bahkan setelah Agung Mannan diusir keluar lapangan, membuat Persebaya gagal mencetak gol penyeimbang hingga pertandingan usai. (E-4)
