Kadin Apresiasi Bahlil Pilih Stop Ekspor Gas
Petugas memeriksa pipa gas di Stasiun Kompresor Gas (SKG) Kandang Haur Timur yang dikelola PT Pertamina Gas melalui Operation West Java Area (OWJA) di Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (29/9/2026).(Antara/Dedi Suwidiantoro)

WAKIL Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Perindustrian, Saleh Husin, memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Apresiasi ini diberikan terkait munculnya opsi untuk menghentikan ekspor gas ke negara tetangga.

Saleh menilai kebijakan tersebut merupakan sinyal positif bagi kebangkitan sektor industri dalam negeri, khususnya para pengguna gas. Menurutnya, gas merupakan sumber energi vital bagi berbagai sektor manufaktur nasional.

“Pemerintah sudah selayaknya lebih mengutamakan kebutuhan industri dalam negeri guna menggenjot produksi manufaktur, sehingga menghasilkan nilai tambah dan membuka lapangan kerja yang lebih luas,” ujar Saleh Husin di Jakarta, Selasa (22/10).

Ia mengungkapkan bahwa selama ini pelaku industri domestik sering kali menghadapi kendala dalam mendapatkan pasokan gas yang memadai. Oleh karena itu, langkah untuk memprioritaskan kebutuhan dalam negeri dibandingkan ekspor dianggap sebagai keputusan yang sangat tepat.

“Sebagaimana kita ketahui, saat ini industri dalam negeri pengguna gas justru kesulitan mendapatkan pasokan gas. Jadi, langkah opsi menyetop ekspor gas ke negara tetangga adalah langkah yang sangat tepat. Ini berarti pemerintah telah berpaling mengutamakan kebutuhan dalam negeri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Saleh juga memuji respons cepat Bahlil Lahadalia dalam menerjemahkan arahan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan ini dinilai selaras dengan visi pemerintah untuk memperkuat kedaulatan energi dan hilirisasi industri.

“Sekali lagi salut buat mas Menteri Bahlil yang sangat cepat merespon bahasa tubuh dan keinginan Bapak Presiden Prabowo saat rapat kabinet kemarin,” pungkas Saleh. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *