Realisasi Investasi di KEK Capai Rp382,1 T, Serap 302 Ribu Tenaga Kerja
Rapat Koordinasi Pengembangan KEK Triwulan III 2026 di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (21/10/2026).(MI/Ihfa Firdausya)

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kawasan ekonomi khusus (KEK) menjadi instrumen strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi hingga 8%. Saat ini Indonesia sudah memiliki 25 KEK. Sebanyak 7 KEK berada di Pulau Jawa dan 18 di luar Jawa.

Rinciannya, 13 KEK industri, 6 KEK pariwisata, 2 KEK kesehatan, 1 KEK digital, 2 KEK teknologi, serta 1 KEK jasa lainnya.

“Secara kumulatif sejak dibentuk KEK, realisasi investasi senilai Rp382,1 triliun dan serapan tenaga kerja sebesar 302 ribu. Jumlah badan usahanya 509 badan usaha,” kata Airlangga dalam Rapat Koordinasi Pengembangan KEK Triwulan III 2026 di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (21/10).

Sementara dari Januari hingga September 2026 realisasi investasi di KEK sebesar Rp46 triliun dan penambahan 53 ribu tenaga kerja.

Di bidang kesehatan, pemerintah mendorong kawasan ekonomi khusus kesehatan di Sanur dan di Batam.

Airlangga menyebut terdapat potensi devisa dari sektor kesehatan dari warga yang selama ini berobat ke luar negeri termasuk Singapura, Malaysia, sekitar 2 juta orang dengan nilai Rp200 triliun.

Beberapa fasilitas diberikan di KEK kesehatan, antara lain relaksasi izin praktik bagi SDM kesehatan baik WNA maupun WNI di kawasan; regulasi diagnostik dan kegiatan research stem cell; dan percepatan fasilitas KEK terkait dengan regulasi Kementerian Kesehatan.

Di sektor pariwisata, pemerintah ingin mengejar target 16 sampai 17,6 juta wisman pada 2026 dengan target devisa sekitar US$24 miliar.

“US$24 miliar ini setara dengan ekspor kelapa sawit. Jadi harapannya dari wisman bisa mengisi 6 KEK pariwisata: Mandalika, Kura-Kura Bali, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung,” ujarnya.

Dari sektor industri, KEK Galang Batang memiliki potensi investasi Rp114 triliun dan 94 ribu tenaga kerja. KEK Kendal Rp370 triliun, 250 ribu tenaga kerja. Kemudian KEK Gresik Rp264 triliun 200 ribu tenaga kerja.

Di sektor digital dan teknologi, KEK Nongsa di Batam juga sedang melakukan ekspansi. “Beberapa produksi kreatif seperti film dan animasi di Nongsa juga melibatkan lebih dari 1.000 animator,” kata Airlangga.

Ia pun meminta Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong program khusus pelatihan vokasi sesuai kebutuhan kawasan ekonomi khusus.

Airlangga juga menyambut baik rencana Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) untuk mendorong pembentukan aliansi. Aliansi ini diharapkan bisa menyelesaikan berbagai hambatan.

“Ke depan KEK tentu diharapkan bisa mendorong pertumbuhan perekonomian. KEK sudah membuktikan bahwa secara nasional ICOR kita sekitar 6, tapi di KEK rata-rata di bawah 4. Jadi inilah salah satu yang harus terus didorong kalau kita melakukan investasi dengan ICOR 4, pertumbuhan 8% itu bisa kita capai,” pungkasnya. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *