Tata Cara Sholat Dhuha Lengkap dengan Niat dan Keutamaan
Berikut Berikut Niat Sholat Dhuha(magnifik)

SHOLAT Dhuha adalah sholat sunnah yang dikerjakan oleh umat Islam pada waktu pagi, setelah matahari terbit dan naik hingga menjelang masuk waktu Zuhur.

Ibadah ini merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, ungkapan rasa syukur atas nikmat-Nya, serta sarana memperbanyak amal saleh.

Bacaan Arab

أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Bacaan Latin

Ushallī sunnatadh-dhuḥā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya

“Aku niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

  1. Berwudu dan memastikan kesucian. Pastikan badan, pakaian, serta tempat sholat bersih dari najis dan aurat tertutup.
  2. Berdiri menghadap kiblat. Hadirkan niat dalam hati untuk melaksanakan sholat sunnah Dhuha.
  3. Takbiratul ihram. Ucapkan “Allahu Akbar” untuk memulai sholat.
  4. Membaca doa iftitah jika dikehendaki, kemudian membaca Surah Al-Fatihah.
  5. Membaca surah atau ayat Al-Qur’an. Setelah Al-Fatihah, bacalah surah atau ayat yang dihafal.
  6. Rukuk. Membungkuk dengan tenang dan membaca zikir rukuk.
  7. Iktidal. Bangkit dari rukuk hingga berdiri tegak.
  8. Sujud pertama. Bersujud dengan tenang dan membaca zikir sujud.
  9. Duduk di antara dua sujud. Duduk dengan tenang, lalu membaca doa di antara dua sujud.
  10. Sujud kedua. Lakukan sujud kembali, kemudian berdiri untuk rakaat kedua.
  11. Mengerjakan rakaat kedua. Baca Al-Fatihah, surah atau ayat Al-Qur’an, lalu lakukan rukuk, iktidal, dua sujud, dan duduk tahiyat akhir.
  12. Salam. Akhiri sholat dengan mengucapkan salam ke kanan dan, dalam tata cara yang umum, ke kiri.

1. Menjadi Bentuk Sedekah untuk Persendian

Dalam hadis riwayat Muslim, Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa setiap persendian manusia memiliki kewajiban sedekah. Dua rakaat sholat Dhuha dapat mencukupi sebagai bentuk sedekah tersebut.

2. Termasuk Amalan Sunnah yang Dianjurkan

Sholat Dhuha merupakan ibadah sunnah yang dapat dilakukan secara rutin. Menjaganya sesuai kemampuan menjadi salah satu cara memperbanyak amal saleh.

3. Menjadi Sarana Mendekatkan Diri kepada Allah

Melaksanakan sholat sunnah merupakan bentuk ketaatan dan kesempatan untuk mengingat Allah SWT di tengah kegiatan sehari-hari.

4. Melatih Disiplin Beribadah

Membiasakan sholat Dhuha dapat membantu seseorang menyediakan waktu khusus untuk beribadah pada pagi hari, sekaligus melatih kedisiplinan dan rasa syukur.

5. Menjadi Waktu untuk Memanjatkan Doa

Sesudah sholat, umat Islam dapat memohon ampunan, petunjuk, rezeki yang baik, serta kemudahan dalam menjalani aktivitas. Namun, sholat Dhuha bukan jaminan bahwa setiap permintaan akan dikabulkan dalam bentuk atau waktu tertentu.

Sholat Dhuha adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada pagi hari setelah matahari terbit dan naik hingga menjelang Zuhur. Ibadah ini dapat dilakukan minimal dua rakaat, dengan niat di dalam hati, mengikuti urutan gerakan sholat seperti biasa, dan diakhiri salam. (Z-4)

Sumber: zalora, ruangguru



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *