
KOMITMEN pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk memperkuat ekonomi kerakyatan lewat koperasi terus dikebut. Targetnya, 83 ribu koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) terbangun di seantero negeri.
Terbaru, 10.070 KDKMP yang tersebar di berbagai wilayah resmi beroperasi secara serentak.
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan gerai yang telah resmi beroperasi sudah siap untuk melayani warga dan memasok barang bersubsidi.
Dalam tinjauannya ke sejumlah KDKMP di empat daerah pada Kamis (15/10), Zulkifli mengecek kesiapan komoditas dan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mulai sembako, elpiji, pupuk, hingga layanan keuangan dan pemasaran produk UMKM.
Seluruh KDKMP yang dikunjungi juga telah dilengkapi dengan satu truk, satu pikap, dan dua bentor yang akan digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat dan menjalankan fungsi offtaker
“Koperasi merah putih harus memberikan manfaat yang langsung dirasakan warga. Harga yang terjangkau dan barang yang mudah diperoleh akan membantu warga desa, petani, termasuk pedagang kecil, sekaligus menggerakkan ekonomi desa,” kata Zulkifli.
PERLUAS AKSES
KDKMP Bumisari di Natar, Lampung Selatan, contohnya. Koperasi itu melayani 8.002 jiwa. Melalui layanan Brilink yang tersedia di koperasi, warga dapat melakukan setor dan tarik tunai. Koperasi itu juga membuka akses terhadap layanan keuangan dan pembiayaan BRI untuk mendukung UMKM, serta menyediakan layanan pembayaran tagihan listrik dan pos.
Untuk memperluas manfaat ekonomi bagi warga, kerajinan dan produk UMKM desa didorong untuk dipasarkan melalui gerai dan bazar KDKMP. Upaya itu diharapkan dapat memperluas akses pasar, meningkatkan nilai tambah produk, dan memperkuat perputaran ekonomi masyarakat desa.
KDKMP Bumisari juga disiapkan sebagai titik penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Oktober–Desember. Penyaluran melalui KDKMP direncanakan mulai pekan ini. Secara nasional, bantuan tersebut menyasar sekitar 33,2 juta masyarakat dengan alokasi 30 kilogram beras untuk tiga bulan.
PANGGILAN HATI
Dalam kunjungan ke KDKMP Sobokerto, Boyolali, Jawa Tengah, Zulkifli mendapat laporan koperasi itu melayani sekitar 6.700 jiwa. Transaksi warga terutama mencakup minyak goreng dan sembako.
Koperasi itu juga memudahkan warga mengakses pupuk serta membuka peluang pemasaran produk UMKM, termasuk keripik berbahan tulang ikan khas Sobokerto.
Manajer KDKMP Sobokerto, Desi Sari, merupakan putri daerah bergelar magister. Ia memilih bergabung sebagai manajer KDKMP meskipun sebelumnya telah bekerja di sektor swasta.
“Saya mendapat beasiswa dari negara untuk menempuh pendidikan magister. Sebenarnya, saya sudah bekerja di swasta. Namun, ketika ada kesempatan membangun desa sendiri melalui KDKMP, saya merasa ini menjadi panggilan untuk ikut membangun desa,” terang Desi.
HARGA LEBIH MURAH
KDKMP Sonorejo, Kediri, Jawa Timur, melayani sekitar 7.563 penduduk. Minyak goreng, sabun mandi, dan sabun cuci menjadi produk yang banyak diminati.
Keril, manajer KDKMP Sonorejo, mengatakan warga sudah menanyakan kapan koperasi mulai berjualan setelah mendengar kabar bahwa harga barang akan lebih murah.
“Kalau saya bertemu warga, mereka bertanya-tanya kapan KDKMP buka. Mereka sudah mendengar barang-barangnya dijual dengan harga lebih murah,” tuturnya.
UNTUNGKAN PEDAGANG
KDKMP Tambakrejo, Sidoarjo, Jawa Timur, melayani 16.216 penduduk. Gerai sembako, obat, pupuk, dan klinik tengah disiapkan, sementara persediaan kebutuhan pokok, pupuk, dan elpiji telah tersedia.
Harga yang lebih terjangkau diakui Sumarti, warga Tambakrejo yang sehari-hari berjualan makanan.
“Harga di KDKMP jauh lebih murah, seperti harga grosir, meskipun kami hanya membeli sedikit. Ini sangat menguntungkan pedagang kecil seperti kami,” terangnya.
Secara nasional, per 12 Oktober 2026, sebanyak 23 ribu gedung KDKMP telah selesai dibangun dan 28.626 manajer telah direkrut. Pemantauan di 10.070 titik selama delapan hari menjadi bagian dari upaya memastikan koperasi berfungsi sebagai simpul distribusi kebutuhan, penyedia layanan, dan pasar bagi produk desa. (E-1)
