Kolaborasi Teknologi dan Tenaga Medis Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Preventif di Indonesia
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PEMANFAAT kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai dikembangkan untuk mendukung pelayanan kesehatan preventif di Indonesia. Teknologi ini diharapkan membantu masyarakat mengenali keluhan kesehatan sejak dini dan menyiapkan informasi medis sebelum berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Upaya tersebut diperkenalkan Rhemedi Medical Services melalui kegiatan Health & Mobility Appreciation Day 2026 bersama Siloam Hospitals Mampang di lingkungan warga Waringin Permai, Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti puluhan warga yang mendapatkan edukasi mengenai kesehatan tulang, sendi, dan mobilitas tubuh, terutama pada usia dewasa hingga lanjut usia.

Founder Rhemedi Medical Services sekaligus dokter spesialis radiologi, Rheza Maulana Syahputra, mengatakan AI dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat menyampaikan keluhan kesehatan secara lebih terstruktur sehingga memudahkan komunikasi awal dengan tenaga medis.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah Rhemedi Medical Intelligence Assistant (RHE-INA), asisten kesehatan berbasis AI yang dikembangkan untuk mendukung pengumpulan informasi kesehatan dan komunikasi klinis.

“Pemanfaatan AI di bidang kesehatan tidak semata-mata berorientasi pada otomatisasi, tetapi juga pada upaya mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan layanan medis yang tepat,” kata Rheza, Senin (19/10).

Melalui teknologi tersebut, keluhan seperti nyeri lutut, nyeri punggung, dan keterbatasan gerak dapat menjadi titik awal pengumpulan informasi kesehatan secara sistematis. Informasi ini diharapkan membantu dokter memahami riwayat keluhan pasien sebelum menentukan pemeriksaan lanjutan.

Meski demikian, Rheza menegaskan AI tidak menggantikan peran dokter dalam melakukan pemeriksaan, menegakkan diagnosis, menentukan pemeriksaan penunjang, maupun menetapkan terapi.

“Teknologi diharapkan dapat membantu masyarakat mempersiapkan informasi kesehatan, sementara tenaga medis tetap memegang kendali atas penilaian klinis dan keputusan penanganan,” jelasnya.

Dalam penanganan gangguan tulang dan sendi, evaluasi pasien tetap dilakukan melalui pemeriksaan klinis. Pemeriksaan radiologi dan konsultasi dengan dokter spesialis ortopedi dan traumatologi dapat dilakukan apabila terdapat indikasi medis.

Pengembangan RHE-INA menjadi bagian dari upaya Rhemedi memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung deteksi dini dan pengambilan keputusan klinis yang bertanggung jawab. Rhemedi Medical Services juga menyatakan keterlibatannya dalam OpenAI Partner Network sebagai Select Partner merupakan bagian dari pengembangan kapasitas inovasi AI di bidang kesehatan.

Selain memperkenalkan teknologi, kegiatan tersebut menghadirkan dr. Suryadi Wirawan, yang memberikan edukasi mengenai kesehatan tulang belakang, mobilitas, serta pentingnya menjaga kemandirian fisik seiring bertambahnya usia.

Kolaborasi antara tenaga medis dan pengembang teknologi kesehatan ini juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengenali keluhan sejak awal dan mencari pertolongan medis sesuai kebutuhan.

Berdasarkan rekap awal penyelenggara, puluhan peserta menjalani pemeriksaan radiologi pada bagian lutut, pinggang, dan bahu, serta pemeriksaan laboratorium sederhana. Warga juga mengikuti sesi diskusi dan menyampaikan harapan agar kegiatan edukasi serta pelayanan kesehatan serupa dapat kembali dilaksanakan.

Kegiatan tersebut turut didukung Bocorocco dan Kyo Coffee untuk menghadirkan suasana komunitas yang lebih interaktif. Rangkaian acara ditutup dengan aktivitas Goyang Maumere bersama peserta sebagai ajakan untuk menjaga kebugaran dan tetap aktif bergerak.

Ke depan, Rheza berharap kolaborasi antara tenaga medis, institusi kesehatan, pengembang teknologi, dan masyarakat dapat memperluas pengembangan layanan kesehatan preventif yang inklusif.

“Pemanfaatan AI juga perlu disertai perlindungan data pribadi, pengawasan tenaga medis, serta penerapan prinsip keselamatan pasien agar inovasi digital memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *