
SEBANYAK lima rute bus TransJakarta tidak melayani pemberhentian di Halte Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/10/2026) sore. Penyesuaian operasional ini dilakukan menyusul adanya kegiatan penyampaian pendapat atau unjuk rasa di sekitar area Monas dan Balai Kota DKI Jakarta.
Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, mengonfirmasi bahwa langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran layanan di tengah situasi lalu lintas yang terdampak aksi massa.
“Sehubungan dengan adanya kegiatan penyampaian pendapat di sekitar area Monas dan Balai Kota, beberapa rute TransJakarta mengalami penyesuaian operasional,” ujar Ayu dalam keterangan resminya.
Berdasarkan data operasional, rute yang terdampak meliputi rute 6B (Ragunan-Balai Kota Via Semanggi), rute 6A (Ragunan-Balai Kota Via Kuningan), dan rute 1A (Balai Kota-Pantai Maju). Ketiga rute tersebut dipastikan tidak melayani Halte Balai Kota untuk sementara waktu.
Khusus untuk rute 1A, Ayu menambahkan bahwa bus juga tidak akan berhenti di Bus Stop Balai Kota 1. Penyesuaian ini dilakukan guna menghindari titik konsentrasi massa yang berada tepat di depan gedung Balai Kota.
Selain itu, rute 2A (Pulo Gadung 1-Rawa Buaya) dan rute 2 (Pulo Gadung 1-Monas) juga mengalami perubahan layanan dengan tidak melayani Halte Balai Kota serta Halte Monas. Sementara itu, rute 1P (Senen-Blok M) tidak melayani Bus Stop IRTI Monas dan Bus Stop Gambir 2.
Pihak Transjakarta menegaskan bahwa rute-rute lain di luar area terdampak saat ini masih beroperasi secara normal. Manajemen akan terus memantau perkembangan di lapangan untuk menentukan kapan layanan akan kembali ke rute semula.
“Layanan akan kembali disesuaikan secara kondisional mengikuti situasi lalu lintas di lapangan,” pungkas Ayu.
Pengguna jasa diimbau untuk memantau kanal informasi resmi TransJakarta guna mendapatkan pembaruan terkini mengenai rute perjalanan mereka. (Z-10)
