
OUSMANE Dembele sempat gagal mengeksekusi penalti sebelum akhirnya tampil sebagai pahlawan kemenangan Paris Saint-Germain. PSG sukses melakukan comeback untuk meraih kemenangan 3-1 atas Strasbourg di Stade de la Meinau pada Sabtu, sekaligus membawa klub ibu kota tersebut melesat ke puncak klasemen sementara Ligue 1 Prancis.
PSG sempat tertinggal lebih dulu oleh gol cepat pemain tim nasional Amerika Serikat, Giovanni Reyna, untuk Strasbourg. Dembele, pemenang Ballon d’Or tahun lalu yang masuk sebagai pemain pengganti, sempat membuang peluang emas setelah eksekusi penaltinya melebar pada menit ke-72.
Namun, Dembele menebus kesalahannya secara gemilang. Ia pertama kali memberi assist untuk Illia Zabarnyi yang mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-78, sebelum membawa sang juara bertahan Prancis dan Eropa itu unggul saat laga menyisakan lima menit.
Ia kemudian berperan dalam terciptanya gol ketiga PSG yang dicetak Desire Doue pada masa injury time. Hasil ini membuat anak asuh Luis Enrique mengemas empat kemenangan beruntun di Ligue 1, atau enam kemenangan berturut-turut di semua kompetisi termasuk Liga Champions.
“Saya katakan padanya: ‘Jika Anda bermain selama 25 menit dan memberikan satu assist serta mencetak satu gol, Anda tidak perlu bermain lebih lama lagi. Itu sudah cukup’,” kata Luis Enrique mengenai Dembele, yang menjadi salah satu pemain kunci yang diistirahatkan dari starting line-up di antara dua laga krusial Eropa melawan Manchester City dan Barcelona.
“Ousmane dan para pemain lainnya bukanlah mesin, dan mereka tidak akan selalu berada di performa terbaiknya. Ada pertandingan di sepanjang musim di mana Anda tidak berada di tingkat terbaik Anda karena itu hal yang normal,” tambah Luis Enrique.
Setelah gagal menang dalam tiga laga domestik pertama mereka musim ini, PSG kini mengoleksi 14 poin dari tujuh pertandingan dan memimpin klasemen lewat keunggulan selisih gol atas Lille dan Monaco.
Mengingat jadwal padat hanya tiga hari setelah kemenangan 4-2 atas Manchester City di Liga Champions dan tiga hari sebelum menjamu Barcelona, Luis Enrique melakukan rotasi besar-besaran dengan mengganti delapan pemain.
Strasbourg memanfaatkan situasi ini dan memimpin pada menit ke-17 ketika Reyna menerima umpan Gessime Yassine di dalam kotak penalti, memutar badan, dan menaklukkan kiper Matvey Safonov di tiang dekat.
PSG terhindar dari kebobolan lebih banyak berkat penyelamatan gemilang Safonov yang menepis tembakan Conrad Harder usai jeda, sebelum Luis Enrique memasukkan para pemain utamanya, termasuk Dembele dan Doue.
PSG mendapatkan hadiah penalti usai peninjauan VAR mengonfirmasi tembakan Doue mengenai tangan Pape Demba Diop. Namun, Dembele gagal mengonversinya menjadi gol. Tiga pemain PSG berbeda kini tercatat gagal mengeksekusi penalti dalam tiga pertandingan terakhir mereka.
“Kami memiliki banyak pemain yang bisa mengambilnya, tetapi memang benar kami tidak memiliki satu spesialis,” ujar Luis Enrique.
Meski begitu, Dembele membayarnya dengan mengirim umpan silang dari sisi kanan untuk diselesaikan bek asal Ukraina, Zabarnyi. Ia kemudian mengontrol bola di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Dembele lalu mengontrol umpan jauh Safonov sebelum menyodorkan bola kepada Ferran Torres, yang kemudian memberikan umpan matang bagi Doue untuk mengunci kemenangan 3-1.
Pada laga lainnya, Lille bermain imbang 1-1 melawan Brest lewat gol penalti pemain berusia 40 tahun, Olivier Giroud. Sementara itu, Lens mengamankan kemenangan 3-1 saat bertandang ke markas Troyes. (AFP/Z-2)
